وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِنْ قَوْمٍ خِيَانَةً فَانْبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَاءٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْخَائِنِينَ

Dan jika engkau benar-benar khawatir pengkhianatan dari suatu kaum, kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara seimbang. Sesungguhnya Allah tidak mencintai para pengkhianat.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِمَّا تَخَافَنَّ مِنْ قَوْمٍ خِيَانَةً فَانْبِذْ إِلَيْهِمْ عَلَىٰ سَوَاءٍwa-immaa takhaafanna min qawmin khiyaanatan fa-nbidz ilayhim 'alaa sawaa'indan jika engkau benar-benar khawatir pengkhianatan dari suatu kaum, kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara seimbang
  2. إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْخَائِنِينَinna llaaha laa yuhibbu l-khaa'iniinasesungguhnya Allah tidak mencintai para pengkhianat

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. وَإِمَّاwa-immaadan adapun jika
  2. تَخَافَنَّtakhaafannaengkau takut
  3. مِنْmindari
  4. قَوْمٍqawminkaum
  5. خِيَانَةًkhiyaanatanpengkhianatan
  6. فَانْبِذْfa-nbidzmaka lemparkanlah
  7. إِلَيْهِمْilayhimkepada mereka
  8. عَلَىٰ'alaaatas
  9. سَوَاءٍsawaa'insama
  10. إِنَّinnasesungguhnya
  11. اللَّهَllaahaAllah
  12. لَاlaatidak
  13. يُحِبُّyuhibbumencintai
  14. الْخَائِنِينَl-khaa'iniinapara pengkhianat

Inti bacaan

Prinsip penting: menghadapi kekhawatiran pengkhianatan, responsnya bukan pengkhianatan balik secara diam-diam, melainkan 'kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara seimbang (adil dan jujur)', transparansi bahkan saat mencurigai bad faith pihak lain. Konkretnya: menghadapi kecurigaan bahwa pihak lain akan berkhianat, respons yang benar bukan diam-diam membalas dengan cara yang sama tidak jujurnya, melainkan menyatakan secara terbuka dan adil bahwa kesepakatan tidak lagi berlaku, tidak menjadi seperti yang dikhawatirkan (pengkhianat) adalah prinsip integritas yang dipertahankan bahkan dalam situasi konflik.

Tafsiran

Prinsip yang ditetapkan bukan pengkhianatan balasan diam-diam, melainkan keterbukaan: kekhawatiran pengkhianatan harus disampaikan secara terang-terangan dan adil, bukan direspons dengan tipu daya serupa.

Renungan dan Hikmah

  • Yang diperintahkan mengembalikan perjanjian itu kepada mereka, bukan membalas diam-diam. Perbuatannya harus terbuka. Allah menutup jalan yang paling menggoda ketika seseorang merasa akan dikhianati lebih dahulu.
  • Yang disebut sebagai dasar baru kekhawatiran, belum pengkhianatan yang terbukti. Justru pada keadaan seragu itulah aturannya diberikan. Yang paling mudah dibenarkan orang memang tindakan yang diambil ketika ia merasa terancam.
  • Allah menutup dengan menyebut diri-Nya tidak mencintai para pengkhianat, dan kalimat itu diletakkan sesudah izin memutus perjanjian. Yang dijaga bukan hubungan dengan pihak seberang, melainkan agar yang memutus tidak berubah menjadi apa yang ia khawatirkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).