يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى الْقِتَالِ ۚ إِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِ ۚ وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ يَغْلِبُوا أَلْفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَ
Wahai Nabi, kobarkanlah semangat orang-orang beriman untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kalian, mereka mengalahkan dua ratus. Dan jika ada seratus orang di antara kalian, mereka mengalahkan seribu orang yang kufur, karena mereka kaum yang tidak memahami.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ حَرِّضِ الْمُؤْمِنِينَ عَلَى الْقِتَالِyaa ayyuhaa n-nabiyyu harridhi l-mu'miniina 'alaa l-qitaaliwahai Nabi, kobarkanlah semangat orang-orang beriman untuk berperang
- إِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ عِشْرُونَ صَابِرُونَ يَغْلِبُوا مِائَتَيْنِin yakun minkum 'isyruuna shaabiruuna yaghlibuu mi'ataynijika ada dua puluh orang yang sabar di antara kalian, mereka mengalahkan dua ratus
- وَإِنْ يَكُنْ مِنْكُمْ مِائَةٌ يَغْلِبُوا أَلْفًا مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَwa-in yakun minkum mi'atun yaghlibuu alfan mina lladziina kafaruu bi-annahum qawmun laa yafqahuunadan jika ada seratus orang di antara kalian, mereka mengalahkan seribu orang yang kufur, karena mereka kaum yang tidak memahami
Terjemahan per kata (27 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- النَّبِيُّn-nabiyyuNabi
- حَرِّضِharridhikobarkanlah semangat
- الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
- عَلَى'alaaatas
- الْقِتَالِl-qitaalipeperangan
- إِنْinjika
- يَكُنْyakunia menjadi
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- عِشْرُونَ'isyruunadua puluh
- صَابِرُونَshaabiruunaorang-orang yang sabar
- يَغْلِبُواyaghlibuumereka menang
- مِائَتَيْنِmi'ataynidua ratus
- وَإِنْwa-indan jika
- يَكُنْyakunia menjadi
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- مِائَةٌmi'atunseratus
- يَغْلِبُواyaghlibuumereka menang
- أَلْفًاalfanseribu
- مِنَminadari
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- بِأَنَّهُمْbi-annahumkarena sesungguhnya mereka
- قَوْمٌqawmunkaum
- لَاlaatidak
- يَفْقَهُونَyafqahuunamereka memahami
Inti bacaan
Standar tinggi yang dituntut awal (rasio yang menuntut ketahanan luar biasa) berfungsi menegaskan bahwa kesabaran/ketahanan (sabr) adalah faktor penentu yang jauh lebih penting daripada jumlah semata. Konkretnya: dalam menghadapi tantangan besar, kualitas ketahanan dan konsistensi mental sering menjadi faktor penentu yang jauh lebih besar daripada sekadar jumlah sumber daya yang dimiliki, mengukur kesiapan menghadapi tantangan besar tidak cukup hanya dengan menghitung sumber daya, tapi juga menilai kekuatan mental yang sesungguhnya tersedia.
Penjelasan pilihan kata
'Nabi' (an-nabiyyu) gelar eksplisit di Arab, bukan tambahan.
Tafsiran
Rasio kemenangan yang disebutkan (satu berbanding sepuluh) menekankan faktor kesabaran sebagai penentu utama, bukan semata jumlah pasukan: keunggulan kualitatif yang bersumber dari keteguhan sikap.
Renungan dan Hikmah
- Syarat yang disebut Allah dua puluh orang yang sabar, bukan yang berani atau yang kuat. Kata yang dipilih tentang ketahanan. Yang menentukan hasil sebuah perkara panjang memang jarang keberanian sesaat; lebih sering kesanggupan bertahan lama.
- Perbandingan itu disebut dua kali dengan angka berbeda: dua puluh melawan dua ratus, seratus melawan seribu. Rasionya tetap sama. Yang hendak ditegaskan bukan jumlahnya, melainkan bahwa perbandingannya tidak berubah seberapa pun besar pasukannya.
- Alasan yang diberikan Allah untuk pihak seberang bahwa mereka kaum yang tidak memahami. Bukan lemah atau sedikit. Yang membuat jumlah besar tidak berarti apa-apa ternyata ketiadaan pengertian tentang untuk apa mereka berdiri di sana.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-b-a, h-r-d, a-m-n, q-t-l, k-w-n, '-sh-r, s-b-r, gh-l-b, m-a-y, a-l-f, k-f-r, q-w-m, f-q-h): harrid diterjemahkan 'kobarkanlah' (akar h-r-d); saabiruun diterjemahkan 'orang-orang sabar' (akar s-b-r); yaghlibuu diterjemahkan 'mengalahkan' (akar gh-l-b); laa yafqahuun diterjemahkan 'tidak memahami (mendalam)' (akar f-q-h putaran FQH). gloss '(Muhammad)/(orang musuh)/(yang sabar)' dibuang.