لَوْلَا كِتَابٌ مِنَ اللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Seandainya tidak ada ketetapan terdahulu dari Allah, niscaya kalian ditimpa siksaan yang agung karena apa yang kalian ambil.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. لَوْلَا كِتَابٌ مِنَ اللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌlawlaa kitaabun mina llaahi sabaqa la-massakum fiimaa akhadztum 'adzaabun 'azhiimunseandainya tidak ada ketetapan terdahulu dari Allah, niscaya kalian ditimpa siksaan yang agung karena apa yang kalian ambil

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. لَوْلَاlawlaamengapa tidak
  2. كِتَابٌkitaabunKitab
  3. مِنَminadari
  4. اللَّهِllaahiAllah
  5. سَبَقَsabaqamendahului
  6. لَمَسَّكُمْla-massakumsungguh akan menimpa kalian
  7. فِيمَاfiimaapada apa yang
  8. أَخَذْتُمْakhadztumkalian mengambil
  9. عَذَابٌ'adzaabunazab
  10. عَظِيمٌ'azhiimunyang agung

Inti bacaan

Kelonggaran yang diberikan berakar pada 'ketetapan terdahulu', sebuah prinsip yang sudah ditetapkan sebelumnya menyelamatkan dari konsekuensi berat atas kesalahan yang terjadi kemudian. Konkretnya: komitmen dan prinsip yang sudah ditetapkan sejak awal (baik dalam relasi, organisasi, atau diri sendiri) bisa menjadi 'jaring pengaman' yang meringankan konsekuensi kesalahan yang terjadi kemudian, investasi dalam menetapkan prinsip yang kokoh sejak awal memberi ruang toleransi yang lebih besar terhadap kesalahan di masa depan.

Tafsiran

Ketetapan terdahulu yang dimaksud merujuk pada rahmat dan kelonggaran yang telah Allah tetapkan sebelum peristiwa ini terjadi: menyelamatkan dari konsekuensi berat atas keputusan yang diambil tanpa arahan penuh sebelumnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut ketetapan terdahulu dari-Nya sebagai yang menghalangi siksaan. Bukan kebaikan mereka. Yang menyelamatkan pada saat itu sesuatu yang sudah ada jauh sebelum perkaranya terjadi.
  • Ukuran yang Dia pakai siksaan yang agung. Kata itu biasanya dipakai untuk kemuliaan. Beratnya perkara ditandai dengan kata yang biasanya menandai kebesaran.
  • Allah menegur keputusan yang diambil sesudah kemenangan, bukan sesudah kekalahan. Waktunya penting. Yang paling mudah luput dari pemeriksaan adalah hari ketika semuanya berjalan baik.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.