لَوْلَا كِتَابٌ مِنَ اللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ
Seandainya tidak ada ketetapan terdahulu dari Allah, niscaya kalian ditimpa siksaan yang agung karena apa yang kalian ambil.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- لَوْلَا كِتَابٌ مِنَ اللَّهِ سَبَقَ لَمَسَّكُمْ فِيمَا أَخَذْتُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌlaw-laa kitaabun mina llaahi sabaqa la-massakum fiimaa akhadztum adzaabun azhiimunseandainya tidak ada ketetapan terdahulu dari Allah, niscaya kalian ditimpa siksaan yang agung karena apa yang kalian ambil
Catatan pilihan kata (ringkas)
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama passthrough. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. Lih.. sebagian penerjemah: 'Had it not been for a Writ1 from God which had gone before, a great punishment would have touched you for what you took.' Akar akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Aplikasi
Kelonggaran yang diberikan berakar pada 'ketetapan terdahulu', sebuah prinsip yang sudah ditetapkan sebelumnya menyelamatkan dari konsekuensi berat atas kesalahan yang terjadi kemudian. Konkretnya: komitmen dan prinsip yang sudah ditetapkan sejak awal (baik dalam relasi, organisasi, atau diri sendiri) bisa menjadi 'jaring pengaman' yang meringankan konsekuensi kesalahan yang terjadi kemudian, investasi dalam menetapkan prinsip yang kokoh sejak awal memberi ruang toleransi yang lebih besar terhadap kesalahan di masa depan.