وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا ۚ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
Dan orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, serta orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan, mereka itulah orang-orang mukmin yang sebenarnya. Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَٰئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّاwa-lladziina aamanuu wa-haajaruu wa-jaahaduu fii sabiili llaahi wa-lladziina aawaw wa-nasaruu ulaa'ika humu l-mu'minuuna haqqandan orang-orang yang beriman, berhijrah, dan berjihad di jalan Allah, serta orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan, mereka itulah orang-orang mukmin yang sebenarnya
- لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌlahum maghfiratun wa-rizqun kariimunbagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia
Catatan pilihan kata (ringkas)
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “… sebenarnya. Bagi mereka ampunan (yang besar) dan rezeki …”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. sebagian penerjemah: 'And those who heed warning,1 and emigrate, and strive in the cause of God, and those who give shelter and help: it is they who are the believers2 in truth;3 they have forgiveness and a noble provision.' Corpus ayat ini: «m~agofirapN, INDEFINIT». maghfirah diterjemahkan 'ampunan'.
Aplikasi
Kriteria 'mukmin yang sebenarnya' kembali dikaitkan dengan komitmen nyata dan berkorban (bukan sekadar klaim), pola yang sama seperti 8:2-4, keimanan sejati terbukti lewat tindakan berbiaya nyata, bukan pengakuan lisan. Konkretnya: mengklaim komitmen terhadap sebuah nilai tanpa pernah menunjukkan kesediaan berkorban nyata untuknya adalah klaim yang belum teruji, kesediaan menanggung biaya nyata (waktu, sumber daya, kenyamanan) demi sebuah komitmen adalah bukti yang lebih meyakinkan daripada pernyataan semata.