Ayat 9:1

بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Pemutusan tanggungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang kalian telah mengikat perjanjian dengan mereka.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَbaraa'atun mina llaahi wa-rasuulihi ilaa lladziina 'aahadtum mina l-musyrikiinapemutusan tanggungan dari Allah dan Rasul-Nya kepada orang-orang musyrik yang kalian telah mengikat perjanjian dengan mereka

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. بَرَاءَةٌbaraa'atunpemutusan hubungan
  2. مِنَminadari
  3. اللَّهِllaahiAllah
  4. وَرَسُولِهِwa-rasuulihidan Rasul-Nya
  5. إِلَىilaakepada
  6. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  7. عَاهَدْتُمْ'aahadtumkalian berjanji
  8. مِنَminadari
  9. الْمُشْرِكِينَl-musyrikiinaorang-orang musyrik

Inti bacaan

Pemutusan perjanjian di sini dinyatakan secara terbuka (‘pemutusan tanggungan’/bara'ah) kepada pihak yang pernah mengikat janji, bukan pengkhianatan diam-diam atau serangan mendadak. Konkretnya: mengakhiri komitmen atau kerja sama, seburuk apa pun alasannya, sebaiknya dilakukan dengan pernyataan yang jelas dan terbuka, bukan dengan mengingkarinya secara sembunyi-sembunyi sementara pihak lain masih menganggap perjanjian berlaku.

Penjelasan pilihan kata

Catatan struktural: Surah At-Taubah tidak diawali basmalah (satu-satunya surah dalam Al-Qur'an dengan pengecualian ini), sehingga segmentasi terjemahan bertahap di sini langsung dari 'baraa'atun' tanpa perlu memisahkan basmalah lebih dulu seperti pada surah lain.

Tafsiran

Pembukaan surah ini secara struktural menandai berakhirnya perjanjian dengan pihak yang berulang kali mengkhianatinya: pemutusan tanggungan bukan tindakan sepihak tanpa sebab, melainkan konsekuensi dari pola pelanggaran yang sudah dibahas panjang di penutup Surah Al-Anfal.

Renungan dan Hikmah

  • Perjanjian itu diputus lewat pernyataan terbuka, bukan lewat pengkhianatan diam-diam. Allah dan Rasul-Nya mengumumkan berakhirnya tanggungan sebelum apa pun terjadi. Cara mengakhiri sesuatu ternyata diatur juga, bahkan terhadap pihak yang berulang kali melanggar lebih dulu.
  • Kata yang dipakai Allah berarti lepasnya tanggungan, bukan permusuhan. Yang berakhir kewajiban menjamin, bukan dimulainya kebencian. Membedakan keduanya sulit bagi manusia, dan ayat ini memakai kata yang memisahkannya dengan tepat.
  • Surah ini satu-satunya yang tidak dibuka dengan penyebutan Yang Pengasih lagi Penyayang. Ketiadaan itu terasa justru karena di semua tempat lain ia ada. Sesuatu yang selalu hadir baru benar-benar terdengar ketika sekali saja ia tidak diucapkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-r-a, a-l-h, r-s-l, '-h-d, sh-r-k): baraa'ah diterjemahkan 'pemutusan tanggungan (pembebasan)' (akar b-r-'); aahadtum diterjemahkan 'kalian mengikat perjanjian' (akar '-h-d); mushrikiin diterjemahkan 'orang-orang musyrik' (akar sh-r-k). gloss '(Inilah pernyataan)/(Nabi Muhammad)/(untuk tidak saling berperang)' dibuang.

Ayat 9:2

فَسِيحُوا فِي الْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۙ وَأَنَّ اللَّهَ مُخْزِي الْكَافِرِينَ

Berjalanlah kalian di bumi selama empat bulan, dan ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah. Dan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang yang kufur.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَسِيحُوا فِي الْأَرْضِ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِfa-siihuu fii l-ardhi arba'ata asyhurin wa-'lamuu annakum ghayru mu'jizii llaahiberjalanlah kalian di bumi selama empat bulan, dan ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah
  2. وَأَنَّ اللَّهَ مُخْزِي الْكَافِرِينَwa-anna llaaha mukhzii l-kaafiriinadan sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang yang kufur

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. فَسِيحُواfa-siihuumaka berjalanlah kalian
  2. فِيfiidi
  3. الْأَرْضِl-ardhibumi
  4. أَرْبَعَةَarba'ataempat
  5. أَشْهُرٍasyhurinbulan
  6. وَاعْلَمُواwa-'lamuudan ketahuilah kalian
  7. أَنَّكُمْannakumbahwa kalian
  8. غَيْرُghayrutidak
  9. مُعْجِزِيmu'jiziiyang melemahkan
  10. اللَّهِllaahiAllah
  11. وَأَنَّwa-annadan bahwa
  12. اللَّهَllaahaAllah
  13. مُخْزِيmukhziiyang menghinakan
  14. الْكَافِرِينَl-kaafiriinaorang-orang yang kufur

Inti bacaan

Sebelum konsekuensi dijatuhkan, ada masa tenggang eksplisit empat bulan yang diberikan, bukan pembalasan seketika. Konkretnya: sebelum memutuskan hubungan atau menjatuhkan sanksi atas pelanggaran, beri peringatan dan tenggang waktu yang jelas; keadilan menuntut proses yang memberi kesempatan pihak lain menyesuaikan diri, bukan tindakan tiba-tiba.

Tafsiran

Empat bulan ini adalah masa tenggang yang diberikan sebagai kesempatan terakhir sebelum pemutusan perjanjian berlaku penuh, bukan jebakan, melainkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memberi tenggang empat bulan. Diberi angka. Yang diputuskan tak dijalankan seketika.
  • Kata yang dipakai berjalanlah di bumi. Bebas bergerak. Selama tenggang itu tak ada yang dikurangi dari keleluasaan mereka.
  • Allah menambahkan bahwa mereka tak dapat melemahkan-Nya. Sesudah memberi tenggang. Kelonggarannya tak dibaca sebagai kelemahan yang memberinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).

Ayat 9:3

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ۙ وَرَسُولُهُ ۚ فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Dan suatu maklumat dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah berlepas diri dari orang-orang musyrik, dan Rasul-Nya pun demikian. Maka jika kalian bertobat, itu lebih baik bagi kalian. Dan jika kalian berpaling, ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang kufur akan azab yang pedih.

Terjemahan bertahap (5 jeda)

  1. وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَwa-adzaanun mina llaahi wa-rasuulihi ilaa n-naasi yawma l-hajji l-akbari anna llaaha barii'un mina l-musyrikiinadan suatu maklumat dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah berlepas diri dari orang-orang musyrik
  2. وَرَسُولُهُwa-rasuuluhudan Rasul-Nya pun demikian
  3. فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْfa-in tubtum fa-huwa khayrun lakummaka jika kalian bertobat, itu lebih baik bagi kalian
  4. وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِwa-in tawallaytum fa-'lamuu annakum ghayru mu'jizii llaahidan jika kalian berpaling, ketahuilah bahwa kalian tidak dapat melemahkan Allah
  5. وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍwa-basysyiri lladziina kafaruu bi-'adzaabin aliimindan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang kufur akan azab yang pedih

Terjemahan per kata (32 kata)

  1. وَأَذَانٌwa-adzaanundan pemakluman
  2. مِنَminadari
  3. اللَّهِllaahiAllah
  4. وَرَسُولِهِwa-rasuulihidan Rasul-Nya
  5. إِلَىilaakepada
  6. النَّاسِn-naasimanusia
  7. يَوْمَyawmahari
  8. الْحَجِّl-hajjihaji
  9. الْأَكْبَرِl-akbariyang terbesar
  10. أَنَّannabahwa
  11. اللَّهَllaahaAllah
  12. بَرِيءٌbarii'unberlepas diri
  13. مِنَminadari
  14. الْمُشْرِكِينَl-musyrikiinaorang-orang musyrik
  15. وَرَسُولُهُwa-rasuuluhudan Rasul-Nya
  16. فَإِنْfa-inmaka jika
  17. تُبْتُمْtubtumkalian bertobat
  18. فَهُوَfa-huwamaka dia
  19. خَيْرٌkhayrunlebih baik
  20. لَكُمْlakumbagi kalian
  21. وَإِنْwa-indan jika
  22. تَوَلَّيْتُمْtawallaytumkalian berpaling
  23. فَاعْلَمُواfa-'lamuumaka ketahuilah kalian
  24. أَنَّكُمْannakumbahwa kalian
  25. غَيْرُghayrutidak
  26. مُعْجِزِيmu'jiziiyang melemahkan
  27. اللَّهِllaahiAllah
  28. وَبَشِّرِwa-basysyiridan sampaikanlah kabar gembira
  29. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  30. كَفَرُواkafaruukufur
  31. بِعَذَابٍbi-'adzaabindengan azab
  32. أَلِيمٍaliiminyang pedih

Inti bacaan

Pemutusan hubungan ini diumumkan secara terbuka pada hari yang paling ramai (haji akbar), dan jalan tobat tetap dibuka sampai saat-saat terakhir (‘jika kalian bertobat, itu lebih baik’). Konkretnya: bahkan ketika menegakkan konsekuensi tegas, pintu perbaikan sebaiknya tetap terbuka selama mungkin, transparansi dan kesempatan berubah bukan tanda kelemahan, melainkan bagian dari keadilan itu sendiri.

Tafsiran

Maklumat publik pada hari haji terbesar menegaskan keterbukaan pemutusan perjanjian ini, bukan tindakan diam-diam, melainkan diumumkan di hadapan khalayak luas, memberi kesempatan penuh bagi semua pihak untuk merespons secara sadar.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut maklumat itu disampaikan pada hari haji akbar. Saat orang paling banyak berkumpul. Yang perlu diketahui semua orang diumumkan ketika semua orang hadir.
  • Sumbernya dua: dari Allah dan Rasul-Nya. Keduanya disebut. Maklumat sepenting itu tak disandarkan pada satu pihak saja.
  • Sesudah menyatakan berlepas diri, Dia menyebut jika kalian bertobat, itu lebih baik bagi kalian. Pintu tetap dibuka. Pemutusan hubungan disusul tawaran, bukan penutupan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.