كَيْفَ وَإِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ لَا يَرْقُبُوا فِيكُمْ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ يُرْضُونَكُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ وَتَأْبَىٰ قُلُوبُهُمْ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ

Bagaimana mungkin, padahal jika mereka menang atas kalian, mereka tidak memelihara terhadap kalian ikatan kekerabatan dan tidak pula perjanjian? Mereka menyenangkan kalian dengan mulut mereka, sedang hati mereka enggan, dan kebanyakan mereka fasik.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. كَيْفَ وَإِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ لَا يَرْقُبُوا فِيكُمْ إِلًّا وَلَا ذِمَّةًkayfa wa-in yazhharuu 'alaykum laa yarqubuu fiikum illan wa-laa dzimmatanbagaimana mungkin, padahal jika mereka menang atas kalian, mereka tidak memelihara terhadap kalian ikatan kekerabatan dan tidak pula perjanjian
  2. يُرْضُونَكُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ وَتَأْبَىٰ قُلُوبُهُمْ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَyurdhuunakum bi-afwaahihim wa-ta'baa quluubuhum wa-aktsaruhum faasiquunamereka menyenangkan kalian dengan mulut mereka, sedang hati mereka enggan, dan kebanyakan mereka fasik

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. كَيْفَkayfabagaimana
  2. وَإِنْwa-indan jika
  3. يَظْهَرُواyazhharuumereka menang
  4. عَلَيْكُمْ'alaykumatas kalian
  5. لَاlaatidak
  6. يَرْقُبُواyarqubuumereka memelihara
  7. فِيكُمْfiikumdi antara kalian
  8. إِلًّاillankekerabatan
  9. وَلَاwa-laadan tidak pula
  10. ذِمَّةًdzimmatanperjanjian
  11. يُرْضُونَكُمْyurdhuunakummereka menyenangkan kalian
  12. بِأَفْوَاهِهِمْbi-afwaahihimdengan mulut mereka
  13. وَتَأْبَىٰwa-ta'baadan menolak
  14. قُلُوبُهُمْquluubuhumhati mereka
  15. وَأَكْثَرُهُمْwa-aktsaruhumdan kebanyakan mereka
  16. فَاسِقُونَfaasiquunaorang-orang fasik

Inti bacaan

Karakter sesungguhnya seseorang teruji justru saat ia unggul: ‘jika mereka menang atas kalian, mereka tidak memelihara ikatan kekerabatan maupun perjanjian’, mulut menyenangkan, hati enggan. Konkretnya: nilai sebuah janji atau tutur kata manis seseorang paling jujur diuji ketika ia berada dalam posisi berkuasa atas kita, bukan ketika ia masih membutuhkan kita, waspadai orang yang manis bicara saat lemah tapi berubah saat unggul.

Penjelasan pilihan kata

'mungkin' terintegrasi tanpa kurung (idiom kayfa, konsisten dengan 9:7).

Tafsiran

Kesenjangan antara ucapan lisan dan isi hati menjadi peringatan tentang bahaya kepercayaan buta terhadap kata-kata manis tanpa bukti konsistensi tindakan: kefasikan di sini bukan soal kepercayaan, melainkan soal ketidakjujuran.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menguji perjanjian mereka dengan satu pengandaian: seandainya mereka menang. Keadaannya dibalik. Kesetiaan yang hanya muncul saat lemah belum teruji sama sekali.
  • Yang Allah sebut akan mereka abaikan dua: ikatan kekerabatan dan perjanjian. Yang lahir dan yang disepakati. Kalau kedua-duanya tak menahan, tak ada lagi yang tersisa untuk diandalkan.
  • Allah menyebut mereka menyenangkan dengan mulut sedang hatinya enggan. Dua bagian yang berlawanan. Yang bisa diperiksa hanya satu, dan itu justru bagian yang paling mudah disesuaikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-y-f, zh-h-r, r-q-b, a-l-l, dz-m-m, r-d-w, f-w-h, a-b-y, q-l-b, k-ts-r, f-s-q): yazhharuu diterjemahkan 'menang/unggul' (akar zh-h-r); yarqubuu diterjemahkan 'memelihara/mengindahkan' (akar r-q-b); ill diterjemahkan 'ikatan kekerabatan'; dhimmah diterjemahkan 'perjanjian (tanggungan)'; quluub diterjemahkan 'hati' (akar q-l-b); ta'baa diterjemahkan 'enggan' (akar '-b-y). gloss '(mungkin ada perjanjian demikian,)/(mengindahkan)' dibuang.