وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ ۗ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Dan menghilangkan kemarahan hati mereka. Dan Allah menyambut tobat siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah berilmu lagi penuh hikmah.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْwa-yudzhib ghayzha quluubihimdan menghilangkan kemarahan hati mereka
  2. وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَنْ يَشَاءُwa-yatuubu llaahu 'alaa man yasyaa'udan Allah menyambut tobat siapa yang Dia kehendaki
  3. وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌwa-llaahu 'aliimun hakiimundan Allah berilmu lagi penuh hikmah

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَيُذْهِبْwa-yudzhibdan Dia melenyapkan
  2. غَيْظَghayzhakemarahan
  3. قُلُوبِهِمْquluubihimhati mereka
  4. وَيَتُوبُwa-yatuubudan Dia menerima tobat
  5. اللَّهُllaahuAllah
  6. عَلَىٰ'alaaatas
  7. مَنْmanorang yang
  8. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  9. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  10. عَلِيمٌ'aliimunberilmu
  11. حَكِيمٌhakiimunbijaksana

Inti bacaan

Setelah keadilan ditegakkan, hasil yang diharapkan bukan balas dendam berkelanjutan melainkan hilangnya kemarahan dari hati, dan pintu tobat tetap terbuka bagi siapa saja yang dikehendaki Allah. Konkretnya: tujuan akhir penegakan keadilan bukan mempertahankan kebencian selamanya, melainkan meredakan kemarahan yang sah lalu membuka ruang rekonsiliasi bagi pihak yang benar-benar berubah.

Tafsiran

Penutupan kalimat (lanjutan 9:14) menyambung kata 'hati mereka': secara gramatikal paling dekat merujuk pada 'kaum yang beriman' yang baru disebut, sehingga ayat ini menyembuhkan bukan hanya luka fisik tetapi juga kemarahan batin akibat penindasan yang dialami; pintu tobat tetap terbuka bagi pihak lawan yang berkehendak kembali.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia menghilangkan kemarahan hati mereka. Bukan hanya memberi kemenangan. Yang diurus juga bekas yang tertinggal di dalam sesudah perkaranya selesai.
  • Di tengah ayat tentang pertempuran, Allah menyebut Dia menyambut tobat siapa yang Dia kehendaki. Pintu untuk pihak lawan. Peperangan yang sedang berlangsung tidak menutup kemungkinan itu.
  • Allah menutup dengan menyebut diri-Nya berilmu lagi penuh hikmah. Sesudah menyebut penerimaan tobat yang bersyarat kehendak-Nya. Pilihan yang tak bisa ditebak manusia berdiri di atas pengetahuan dan pertimbangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain 'menerima tobat' diterjemahkan terjemahan ini 'menyambut tobat' (agensi aktif dipulihkan; crux 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu'). Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.