أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً ۚ وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Apakah kalian mengira bahwa kalian akan dibiarkan, padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kalian dan tidak menjadikan selain Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin sebagai teman setia. Dan Allah waskita apa yang kalian kerjakan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تُتْرَكُوا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوا مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَا رَسُولِهِ وَلَا الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةًam hasibtum an tutrakuu wa-lammaa ya'lami llaahu lladziina jaahaduu minkum wa-lam yattakhidzuu min duuni llaahi wa-laa rasuulihi wa-laa l-mu'miniina waliijatanapakah kalian mengira bahwa kalian akan dibiarkan, padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kalian dan tidak menjadikan selain Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang mukmin sebagai teman setia
  2. وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَwa-llaahu khabiirun bi-maa ta'maluunadan Allah waskita apa yang kalian kerjakan

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. أَمْamatau
  2. حَسِبْتُمْhasibtumkalian mengira
  3. أَنْanbahwa
  4. تُتْرَكُواtutrakuukalian dibiarkan
  5. وَلَمَّاwa-lammaadan ketika
  6. يَعْلَمِya'lamimengetahui
  7. اللَّهُllaahuAllah
  8. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  9. جَاهَدُواjaahaduumereka berjihad
  10. مِنْكُمْminkumdari kalian
  11. وَلَمْwa-lamdan tidak
  12. يَتَّخِذُواyattakhidzuumereka mengambil
  13. مِنْmindari
  14. دُونِduuniselain
  15. اللَّهِllaahiAllah
  16. وَلَاwa-laadan tidak pula
  17. رَسُولِهِrasuulihiRasul-Nya
  18. وَلَاwa-laadan tidak pula
  19. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
  20. وَلِيجَةًwaliijatanteman rahasia
  21. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  22. خَبِيرٌkhabiirunmengetahui
  23. بِمَاbi-maapada apa yang
  24. تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan

Inti bacaan

‘Allah belum mengetahui (dalam kenyataan)’ menekankan bahwa klaim kesungguhan hanya terbukti lewat tindakan aktual, bukan lewat pengakuan atau niat yang belum diuji. Konkretnya: jangan berharap dibiarkan lolos dari ujian hanya karena mengklaim komitmen, komitmen sejati baru punya nilai riil ketika sudah teruji lewat tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan di atas kertas.

Tafsiran

Frasa 'belum mengetahui' di sini tidak berarti Allah kekurangan pengetahuan mutlak, melainkan merujuk pada belum termanifestasinya kenyataan itu secara empiris melalui ujian: pola bahasa Al-Qur'an yang menekankan pembuktian nyata, bukan sekadar klaim keimanan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah bertanya apakah kalian mengira akan dibiarkan. Kata dibiarkan dipakai. Yang tak diuji digambarkan sebagai yang ditinggalkan, bukan yang beruntung.
  • Frasa belum mengetahui dipakai. Bukan karena Dia tak tahu. Yang diwujudkan bukan pengetahuan-Nya, melainkan kenyataan yang bisa disaksikan.
  • Yang kedua diuji: tidak menjadikan selain Allah, Rasul-Nya, dan orang mukmin sebagai teman dekat. Siapa yang didekati. Yang diperiksa bukan perbuatan besar, melainkan dengan siapa seseorang bergaul.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: murni-2MP). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).