Ayat 9:20
الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih agung derajatnya di hadapan Allah. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِalladziina aamanuu wa-haajaruu wa-jaahaduu fii sabiili llaahi bi-amwaalihim wa-anfusihim a'zhamu darajatan inda llaahiorang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwa mereka lebih agung derajatnya di hadapan Allah
- وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَwa-ulaa'ika humu l-faa'izuunadan mereka itulah orang-orang yang beruntung
Aplikasi
Derajat tertinggi diberikan pada kombinasi iman, hijrah (berani meninggalkan kenyamanan demi prinsip), dan perjuangan dengan harta dan jiwa, bukan pada iman pasif yang tidak menuntut pengorbanan. Konkretnya: nilai sebuah komitmen diukur dari kesediaan mengorbankan sesuatu yang nyata untuknya, bukan dari pernyataan keyakinan yang tidak menuntut apa pun dari kita.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
azhiim diterjemahkan 'agung' (indefinit, tanpa Maha; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. akar '-zh-m: azhuma = 'menjadi besar (skala/bobot)'; azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.
Ayat 9:21
يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَرِضْوَانٍ وَجَنَّاتٍ لَهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُقِيمٌ
Tuhan mereka memberi kabar gembira kepada mereka dengan rahmat dari-Nya, dan keridaan serta taman-taman. Bagi mereka kesenangan yang kekal di dalamnya.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَرِضْوَانٍ وَجَنَّاتٍ لَهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُقِيمٌyubashshiruhum rabbuhum bi-rahmatin minhu wa-ridwaanin wa-jannaatin lahum fiihaa na'iimun muqiimunTuhan mereka memberi kabar gembira kepada mereka dengan rahmat dari-Nya, dan keridaan serta taman-taman, bagi mereka kesenangan yang kekal di dalamnya
Aplikasi
Urutan yang disebut bukan kebetulan: rahmat dan keridaan Allah disebut mendahului surga-surga itu sendiri, seakan menegaskan bahwa hubungan (diridai, dirahmati) adalah inti ganjaran, sedang surga adalah konsekuensinya. Konkretnya: dalam mengejar kebaikan, jangan jadikan ‘hadiah’-nya sebagai tujuan utama sehingga melupakan hubungan itu sendiri, kedekatan dan restu yang tulus sering lebih bermakna daripada imbalan materiil yang menyertainya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…ira kepada mereka dengan rahmat dari-Nya, dan keridaan s…”. Corpus ayat ini: «raHomapK, INDEFINIT».