لَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ ۙ وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُدْبِرِينَ
Sungguh, Allah benar-benar telah menolong kalian di medan peperangan yang banyak, dan pada hari Hunain, ketika banyaknya jumlah kalian menakjubkan kalian. Maka jumlah kalian yang banyak tidak mencukupkan kalian sedikit pun, dan bumi yang luas terasa sempit bagi kalian, kemudian kalian lari berbalik ke belakang.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- لَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍla-qad nasharakumu llaahu fii mawaathina katsiiratinsungguh, Allah benar-benar telah menolong kalian di medan peperangan yang banyak
- وَيَوْمَ حُنَيْنٍwa-yawma hunaynindan pada hari Hunain
- إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُدْبِرِينَidz a'jabatkum katsratukum fa-lam tughni 'ankum syay'an wa-dhaaqat 'alaykumu l-ardhu bi-maa rahubat tsumma wallaytum mudbiriinaketika banyaknya jumlah kalian menakjubkan kalian, maka jumlah kalian yang banyak tidak mencukupkan kalian sedikit pun, dan bumi yang luas terasa sempit bagi kalian, kemudian kalian lari berbalik ke belakang
Terjemahan per kata (23 kata)
- لَقَدْla-qadsungguh
- نَصَرَكُمُnasharakumumenolong kalian
- اللَّهُllaahuAllah
- فِيfiidi
- مَوَاطِنَmawaathinamedan perang
- كَثِيرَةٍkatsiiratinyang banyak
- وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
- حُنَيْنٍhunayninHunain
- إِذْidzketika
- أَعْجَبَتْكُمْa'jabatkummengagumkan kalian
- كَثْرَتُكُمْkatsratukumjumlah kalian yang banyak
- فَلَمْfa-lammaka tidak
- تُغْنِtughnimencukupkan
- عَنْكُمْ'ankumdari kalian
- شَيْئًاsyay'ansedikit pun
- وَضَاقَتْwa-dhaaqatdan terasa sempit
- عَلَيْكُمُ'alaykumuatas kalian
- الْأَرْضُl-ardhubumi
- بِمَاbi-maameskipun
- رَحُبَتْrahubatluas
- ثُمَّtsummakemudian
- وَلَّيْتُمْwallaytumkalian berpaling
- مُدْبِرِينَmudbiriinaberpaling ke belakang
Inti bacaan
Kekalahan awal di Hunain justru terjadi ketika jumlah besar pasukan membuat mereka takjub dan lengah, bukan karena jumlah kurang, melainkan karena bersandar pada jumlah itu sendiri yang kemudian terbukti tidak mencukupkan apa pun. Konkretnya: kepercayaan diri berlebihan yang bersumber dari besarnya sumber daya sering justru menjadi titik lengah yang fatal, jangan biarkan besarnya sumber daya menggantikan kewaspadaan.
Tafsiran
Hunain adalah pertempuran pasca-Mekah di mana jumlah pasukan besar justru sempat mengecoh kepercayaan diri kaum mukmin: kekalahan awal karena mengandalkan jumlah, bukan Allah, dijadikan pelajaran langsung sebelum akhirnya kemenangan datang.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut Dia menolong di banyak medan, lalu menyebut hari Hunain. Yang berhasil dan yang nyaris gagal. Keduanya disebut sebagai pertolongan yang sama.
- Sebab yang Dia sebut: banyaknya jumlah kalian menakjubkan kalian. Kekaguman pada diri sendiri. Yang melemahkan bukan sedikitnya bekal, melainkan puasnya pada bekal itu.
- Allah menyebut bumi terasa sempit bagi mereka padahal luas. Yang berubah rasanya. Keadaan yang sama bisa terasa terkurung tanpa satu pun dindingnya bergeser.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').