يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۗ وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya banyak dari para rabi dan rahib benar-benar memakan harta manusia dengan batil dan menghalangi dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menimbun emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka kabarkanlah kepada mereka azab yang pedih,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِyaa ayyuhaa lladziina aamanuu inna katsiiran mina l-ahbaari wa-r-ruhbaani la-ya'kuluuna amwaala n-naasi bi-l-baathili wa-yashudduuna 'an sabiili llaahiwahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya banyak dari para rabi dan rahib benar-benar memakan harta manusia dengan batil dan menghalangi dari jalan Allah
  2. وَالَّذِينَ يَكْنِزُونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلَا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍwa-lladziina yaknizuuna dz-dzahaba wa-l-fidhdhata wa-laa yunfiquunahaa fii sabiili llaahi fa-basysyirhum bi-'adzaabin aliimindan orang-orang yang menimbun emas dan perak dan tidak menginfakkannya di jalan Allah, maka kabarkanlah kepada mereka azab yang pedih

Terjemahan per kata (29 kata)

  1. يَاyaawahai
  2. أَيُّهَاayyuhaasekalian
  3. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  4. آمَنُواaamanuuberiman
  5. إِنَّinnasesungguhnya
  6. كَثِيرًاkatsiiranbanyak
  7. مِنَminadari
  8. الْأَحْبَارِl-ahbaaripara rahib
  9. وَالرُّهْبَانِwa-r-ruhbaanidan para rahib
  10. لَيَأْكُلُونَla-ya'kuluunasungguh mereka memakan
  11. أَمْوَالَamwaalaharta
  12. النَّاسِn-naasimanusia
  13. بِالْبَاطِلِbi-l-baathilidengan kebatilan
  14. وَيَصُدُّونَwa-yashudduunadan mereka menghalangi
  15. عَنْ'andari
  16. سَبِيلِsabiilijalan
  17. اللَّهِllaahiAllah
  18. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  19. يَكْنِزُونَyaknizuunamereka simpan
  20. الذَّهَبَdz-dzahabaemas
  21. وَالْفِضَّةَwa-l-fidhdhatadan perak
  22. وَلَاwa-laadan tidak
  23. يُنْفِقُونَهَاyunfiquunahaamereka menginfakkannya
  24. فِيfiidi
  25. سَبِيلِsabiilijalan
  26. اللَّهِllaahiAllah
  27. فَبَشِّرْهُمْfa-basysyirhummaka berilah mereka kabar
  28. بِعَذَابٍbi-'adzaabindengan azab
  29. أَلِيمٍaliiminyang pedih

Inti bacaan

Kritik di sini menyasar dua dosa berbeda tapi berkaitan: memakan harta orang lain secara batil (eksploitasi aktif), dan menimbun kekayaan tanpa menyalurkannya di jalan Allah (kikir struktural), keduanya sama-sama menghalangi jalan Allah. Konkretnya: kekayaan yang diperoleh secara tidak adil dan kekayaan yang disimpan tanpa pernah disalurkan untuk kebaikan sosial adalah dua wajah dari masalah yang sama, keserakahan aktif maupun kikir pasif sama-sama merusak jalinan sosial yang sehat.

Penjelasan pilihan kata

Kalimat berlanjut tanpa tanda waqf ke 9:35 (penggalan 'fa-bashshirhum bi-adzaabin aliimin' menyambung penjelasan hari itu di ayat berikutnya).

Tafsiran

Kritik di sini spesifik menyasar penyalahgunaan otoritas keagamaan untuk keuntungan materi, bukan kritik terhadap kepemimpinan spiritual secara umum, melainkan terhadap eksploitasi kepercayaan orang lain demi harta.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut banyak dari para rabi dan rahib, bukan seluruhnya. Batas itu dipasang di dalam kalimat kritiknya sendiri. Kritik yang menyebutkan sendiri batasnya jauh lebih sulit dipakai untuk menghakimi semua orang.
  • Yang disebut dua: memakan harta dengan batil, dan menimbun tanpa menginfakkan. Yang satu mengambil, yang satu menahan. Keduanya diletakkan di ayat yang sama, seolah menahan yang seharusnya mengalir tak jauh berbeda dari mengambil yang bukan haknya.
  • Perbuatan itu disebut menghalangi dari jalan Allah, bukan sekadar merugikan orang. Ketika kepercayaan orang dipakai untuk mengambil, yang rusak bukan hanya hartanya. Yang ikut rusak jalan yang tadinya mereka tempuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-m-n, k-ts-r, h-b-r, r-h-b, a-k-l, m-w-l, n-w-s, b-t-l, s-d-d, s-b-l, a-l-h, k-n-z, dz-h-b, f-d-d, n-f-q, b-sh-r, '-dz-b, a-l-m): ya'kuluuna amwaal an-naas bi-l-baatil diterjemahkan 'memakan harta manusia dengan batil'; yasudduun diterjemahkan 'menghalangi' (akar s-d-d); yaknizuun diterjemahkan 'menimbun' (akar k-n-z); yunfiquun diterjemahkan 'menginfakkan' (akar n-f-q NFQ); bashshir diterjemahkan 'kabarkanlah' (akar b-sh-r, ironis spt 4:138). gloss '(manusia)/(bahwa mereka akan mendapat)' dibuang.