لَوْ خَرَجُوا فِيكُمْ مَا زَادُوكُمْ إِلَّا خَبَالًا وَلَأَوْضَعُوا خِلَالَكُمْ يَبْغُونَكُمُ الْفِتْنَةَ وَفِيكُمْ سَمَّاعُونَ لَهُمْ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَ
Seandainya mereka keluar bersama kalian, niscaya mereka tidak akan menambah kalian, malah hanya akan membuat kekacauan, dan mereka tentu bergegas maju ke depan di celah-celah barisan kalian untuk mengadakan kekacauan, sedang di antara kalian ada orang-orang yang sangat suka mendengarkan mereka. Dan Allah berilmu akan orang-orang yang zalim.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَوْ خَرَجُوا فِيكُمْ مَا زَادُوكُمْ إِلَّا خَبَالًا وَلَأَوْضَعُوا خِلَالَكُمْ يَبْغُونَكُمُ الْفِتْنَةَ وَفِيكُمْ سَمَّاعُونَ لَهُمْlaw kharajuu fiikum maa zaaduukum illaa khabaalan wa-la-awda'uu khilaalakum yabghuunakumu l-fitnata wa-fiikum sammaa'uuna lahumseandainya mereka keluar bersama kalian, niscaya mereka tidak akan menambah kalian, malah hanya akan membuat kekacauan, dan mereka tentu bergegas maju ke depan di celah-celah barisan kalian untuk mengadakan kekacauan, sedang di antara kalian ada orang-orang yang sangat suka mendengarkan mereka
- وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالظَّالِمِينَwa-llaahu aliimun bi-zh-zhaalimiinadan Allah berilmu akan orang-orang yang zalim
Catatan pilihan kata (ringkas)
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain: sebutan diterjemahkan 'berilmu' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU rendering Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Probe: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. ⚠ C2 (aalamiin) & C3 (verba/'ilm/a'lam/'allama) menyusul. Lih..
Aplikasi
Wawasan kontraintuitif: menyertakan pihak yang tidak selaras (meski menambah jumlah) bisa lebih merugikan daripada membantu, 'mereka tidak akan menambah kekuatan kalian, malah hanya akan membuat kekacauan'. Konkretnya: dalam membangun tim atau kelompok, kualitas dan keselarasan anggota lebih penting daripada sekadar menambah jumlah, menyertakan orang yang tidak sungguh-sungguh selaras dengan tujuan bersama (meski menambah jumlah) bisa mengurangi efektivitas kolektif, bukan menambahnya.