لَقَدِ ابْتَغَوُا الْفِتْنَةَ مِنْ قَبْلُ وَقَلَّبُوا لَكَ الْأُمُورَ حَتَّىٰ جَاءَ الْحَقُّ وَظَهَرَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَارِهُونَ

Sungguh sebelumnya mereka telah mencari fitnah dan membolak-balik berbagai urusan untukmu, hingga datang kebenaran dan tampaklah urusan Allah, sedang mereka tidak menyukainya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. لَقَدِ ابْتَغَوُا الْفِتْنَةَ مِنْ قَبْلُ وَقَلَّبُوا لَكَ الْأُمُورَ حَتَّىٰ جَاءَ الْحَقُّ وَظَهَرَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَارِهُونَla-qadi btaghawu l-fitnata min qablu wa-qallabuu laka l-umuura hattaa jaa'a l-haqqu wa-zhahara amru llaahi wa-hum kaarihuunasungguh sebelumnya mereka telah mencari fitnah dan membolak-balik berbagai urusan untukmu, hingga datang kebenaran dan tampaklah urusan Allah, sedang mereka tidak menyukainya

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. لَقَدِla-qadisungguh
  2. ابْتَغَوُاbtaghawumereka mencari
  3. الْفِتْنَةَl-fitnatafitnah
  4. مِنْmindari
  5. قَبْلُqablusebelumnya
  6. وَقَلَّبُواwa-qallabuudan mereka memutarbalikkan
  7. لَكَlakabagimu
  8. الْأُمُورَl-umuurasegala urusan
  9. حَتَّىٰhattaasampai
  10. جَاءَjaa'adatang
  11. الْحَقُّl-haqqukebenaran
  12. وَظَهَرَwa-zhaharadan tampak
  13. أَمْرُamruurusan
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. وَهُمْwa-humdan mereka
  16. كَارِهُونَkaarihuunaorang-orang yang benci

Inti bacaan

Meski upaya sabotase dan manipulasi terus dilakukan sebelumnya ('mencari fitnah dan membolak-balik berbagai urusan'), kebenaran tetap 'tampaklah. sedang mereka tidak menyukainya', usaha menghalangi yang gigih tidak menjamin keberhasilan menghalangi kebenaran. Konkretnya: usaha sabotase atau manipulasi yang gigih terhadap sesuatu yang benar dan berjalan dengan integritas tidak menjamin keberhasilan menggagalkannya, ketekunan menjalankan sesuatu yang benar, meski menghadapi upaya menghalangi yang persisten, tetap punya peluang nyata untuk berhasil pada akhirnya.

Tafsiran

Pola ini bukan kejadian baru: upaya mengacaukan sudah berlangsung sejak lama sebelum peristiwa yang sedang dibahas, menegaskan bahwa sikap mereka adalah karakter konsisten, bukan reaksi spontan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka sudah mencari fitnah dan membolak-balik urusan sebelumnya. Bukan sekali. Yang dihadapi bukan kekeliruan sesaat, melainkan usaha yang punya riwayat.
  • Meski begitu, kebenaran datang dan urusan Allah tampak. Usaha mereka tidak menghentikannya. Rencana yang paling telaten pun berjalan di lapangan yang bukan miliknya.
  • Ayat ditutup dengan menyebut mereka tidak menyukainya. Ketidaksukaan itu tetap ada. Sesuatu yang tetap terjadi meski dibenci sepanjang jalan menunjukkan siapa yang sebenarnya menentukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar b-gh-y, f-t-n, q-b-l, q-l-b, a-m-r, j-y-a, h-q-q, zh-h-r, a-l-h, k-r-h): ibtaghaw al-fitnah diterjemahkan 'mencari fitnah/kekacauan' (akar b-gh-y); qallabuu l-umuur diterjemahkan 'membolak-balik urusan' (akar q-l-b); zhahara amru llaah diterjemahkan 'tampak/menang urusan Allah' (akar zh-h-r); kaarihuun diterjemahkan 'tidak menyukai' (akar k-r-h KRH). gloss '(dengan berbagai tipu daya)/(mencelakakan)/(berupa pertolongan Allah)/(agama)' dibuang.