قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Katakanlah, “Tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Allah tetapkan bagi kami. Dialah pelindung kami.” Dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَاqul lan yushiibanaa illaa maa kataba llaahu lanaa huwa mawlaanaakatakanlah, tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Allah tetapkan bagi kami, Dialah pelindung kami
- وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَwa-'alaa llaahi fa-l-yatawakkali l-mu'minuunadan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal
Terjemahan per kata (14 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- لَنْlantidak akan
- يُصِيبَنَاyushiibanaamenimpa kami
- إِلَّاillaakecuali
- مَاmaaapa yang
- كَتَبَkatabamenetapkan
- اللَّهُllaahuAllah
- لَنَاlanaabagi kami
- هُوَhuwaDia
- مَوْلَانَاmawlaanaapelindung kami
- وَعَلَىwa-'alaadan atas
- اللَّهِllaahiAllah
- فَلْيَتَوَكَّلِfa-l-yatawakkalimaka hendaklah bertawakal
- الْمُؤْمِنُونَl-mu'minuunaorang-orang beriman
Inti bacaan
Respons terhadap kedengkian tersembunyi bukan kecemasan, melainkan ketenangan yang berlandaskan sesuatu yang lebih stabil: 'tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Allah tetapkan bagi kami'. Konkretnya: keamanan batin yang tidak bergantung pada persetujuan atau kehendak baik orang lain (termasuk yang diam-diam berharap keburukan menimpa) memberi ketenangan yang lebih stabil, kedengkian orang lain kehilangan kekuatannya saat rasa aman diri tidak digantungkan pada opini mereka.
Penjelasan pilihan kata
'Katakanlah' (qul) polos tanpa nama diri disisipkan: sudah benar sejak draf.
Tafsiran
Ketetapan yang dimaksud mencakup baik maupun buruk: penyerahan diri di sini bukan pasrah pasif, melainkan penerimaan aktif terhadap batas kendali manusia atas peristiwa hidupnya sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Kalimat yang Allah perintahkan dibuka dengan batas: tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Dia tetapkan. Bukan janji selamat. Yang menenangkan bukan jaminan tak ada yang terjadi, melainkan bahwa yang terjadi ada batasnya.
- Kalimat kedua menyebut Dialah pelindung kami. Sesudah batas, baru hubungan. Yang membuat batas tadi bisa diterima adalah siapa yang menetapkannya.
- Penutupnya memindahkan sasaran tawakal: hanya kepada Allah. Kata hanya membatasi. Yang dihapus bukan usaha, melainkan tempat bersandarnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, s-w-b, k-t-b, a-l-h, w-l-y, w-k-l, a-m-n): kataba diterjemahkan 'menetapkan' (akar k-t-b); mawlaa diterjemahkan 'pelindung (wali)' (akar w-l-y WLY); fal-yatawakkal diterjemahkan 'hendaknya bertawakal' (akar w-k-l putaran 61). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.