قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَا ۚ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ

Katakanlah, “Tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Allah tetapkan bagi kami. Dialah pelindung kami.” Dan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ لَنْ يُصِيبَنَا إِلَّا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَنَا هُوَ مَوْلَانَاqul lan yusiibanaa illaa maa kataba llaahu lanaa huwa mawlaanaakatakanlah, tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Allah tetapkan bagi kami, Dialah pelindung kami
  2. وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَwa-alaa llaahi fa-l-yatawakkali l-mu'minuunadan hanya kepada Allah hendaknya orang-orang beriman bertawakal
Aplikasi

Respons terhadap kedengkian tersembunyi bukan kecemasan, melainkan ketenangan yang berlandaskan sesuatu yang lebih stabil: 'tidak akan menimpa kami kecuali apa yang Allah tetapkan bagi kami'. Konkretnya: keamanan batin yang tidak bergantung pada persetujuan atau kehendak baik orang lain (termasuk yang diam-diam berharap keburukan menimpa) memberi ketenangan yang lebih stabil, kedengkian orang lain kehilangan kekuatannya saat rasa aman diri tidak digantungkan pada opini mereka.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, s-w-b, k-t-b, a-l-h, w-l-y, w-k-l, a-m-n): kataba diterjemahkan 'menetapkan' (akar k-t-b); mawlaa diterjemahkan 'pelindung (wali)' (akar w-l-y WLY); fal-yatawakkal diterjemahkan 'hendaknya bertawakal' (akar w-k-l putaran 61). gloss '(Nabi Muhammad)' dibuang.