قُلْ أَنْفِقُوا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا لَنْ يُتَقَبَّلَ مِنْكُمْ ۖ إِنَّكُمْ كُنْتُمْ قَوْمًا فَاسِقِينَ
Katakanlah, “Infakkanlah dengan sukarela atau terpaksa, ia tidak akan diterima dari kalian.” Sesungguhnya kalian adalah kaum yang fasik.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- قُلْ أَنْفِقُوا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا لَنْ يُتَقَبَّلَ مِنْكُمْqul anfiquu thaw'an aw karhan lan yutaqabbala minkumkatakanlah, infakkanlah dengan sukarela atau terpaksa, ia tidak akan diterima dari kalian
- إِنَّكُمْ كُنْتُمْ قَوْمًا فَاسِقِينَinnakum kuntum qawman faasiqiinasesungguhnya kalian adalah kaum yang fasik
Terjemahan per kata (12 kata)
- قُلْqulkatakanlah
- أَنْفِقُواanfiquunafkahkanlah kalian
- طَوْعًاthaw'andengan sukarela
- أَوْawatau
- كَرْهًاkarhandengan terpaksa
- لَنْlantidak akan
- يُتَقَبَّلَyutaqabbaladiterima
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- إِنَّكُمْinnakumsesungguhnya kalian
- كُنْتُمْkuntumkalian adalah
- قَوْمًاqawmankaum
- فَاسِقِينَfaasiqiinaorang-orang fasik
Inti bacaan
Ditegaskan bahwa kualitas batin di balik sebuah tindakan (bukan tindakan itu sendiri) menentukan nilainya, pemberian yang dilakukan dengan hati yang tidak selaras ('kalian adalah kaum yang fasik') tidak diterima meski secara teknis dilakukan. Konkretnya: melakukan kebaikan secara teknis tanpa ketulusan batin yang menyertainya kehilangan nilai sejatinya, memeriksa apakah tindakan baik yang dilakukan benar-benar berasal dari niat yang selaras, bukan sekadar performa luar, adalah evaluasi diri yang jujur.
Tafsiran
Penolakan infak di sini tidak bergantung pada niat pemberi (sukarela atau terpaksa): akar masalahnya adalah status kefasikan itu sendiri, yang membuat tindakan apa pun tidak diterima selama status itu belum berubah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut sukarela atau terpaksa, dan keduanya tidak diterima. Cara memberinya tak menolong. Yang menentukan bukan bagaimana sesuatu diserahkan, melainkan dari siapa ia datang.
- Allah tidak menyebut jumlah sama sekali. Yang ditolak infaknya, bukan besarnya. Penerimaan diputuskan di tempat yang tak bisa dinaikkan dengan menambah.
- Allah menyebut sebabnya di kalimat penutup: kalian kaum yang fasik. Sebabnya keadaan mereka. Pemberian dinilai bersama pemberinya, tidak bisa dipisahkan darinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-w-l, n-f-q, t-w-', k-r-h, q-b-l, k-w-n, q-w-m, f-s-q): taw'an aw karhan diterjemahkan 'dengan sukarela atau terpaksa', akar t-w-' (putaran 58, kerelaan) berpasangan akar k-r-h (putaran KRH, keterpaksaan); anfiquu diterjemahkan 'infakkanlah' (akar n-f-q NFQ); yutaqabbal diterjemahkan 'diterima' (akar q-b-l). gloss '(Wahai orang-orang munafik,)/(hartamu)/(oleh Allah)' dibuang.