قُلْ أَنْفِقُوا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا لَنْ يُتَقَبَّلَ مِنْكُمْ ۖ إِنَّكُمْ كُنْتُمْ قَوْمًا فَاسِقِينَ

Katakanlah, “Infakkanlah dengan sukarela atau terpaksa, ia tidak akan diterima dari kalian.” Sesungguhnya kalian adalah kaum yang fasik.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. قُلْ أَنْفِقُوا طَوْعًا أَوْ كَرْهًا لَنْ يُتَقَبَّلَ مِنْكُمْqul anfiquu taw'an aw karhan lan yutaqabbala minkumkatakanlah, infakkanlah dengan sukarela atau terpaksa, ia tidak akan diterima dari kalian
  2. إِنَّكُمْ كُنْتُمْ قَوْمًا فَاسِقِينَinnakum kuntum qawman faasiqiinasesungguhnya kalian adalah kaum yang fasik
Aplikasi

Ditegaskan bahwa kualitas batin di balik sebuah tindakan (bukan tindakan itu sendiri) menentukan nilainya, pemberian yang dilakukan dengan hati yang tidak selaras ('kalian adalah kaum yang fasik') tidak diterima meski secara teknis dilakukan. Konkretnya: melakukan kebaikan secara teknis tanpa ketulusan batin yang menyertainya kehilangan nilai sejatinya, memeriksa apakah tindakan baik yang dilakukan benar-benar berasal dari niat yang selaras, bukan sekadar performa luar, adalah evaluasi diri yang jujur.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, n-f-q, t-w-', k-r-h, q-b-l, k-w-n, q-w-m, f-s-q): taw'an aw karhan diterjemahkan 'dengan sukarela atau terpaksa', akar t-w-' (putaran 58, kerelaan) berpasangan akar k-r-h (putaran KRH, keterpaksaan); anfiquu diterjemahkan 'infakkanlah' (akar n-f-q NFQ); yutaqabbal diterjemahkan 'diterima' (akar q-b-l). gloss '(Wahai orang-orang munafik,)/(hartamu)/(oleh Allah)' dibuang.