إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang yang dilunakkan hatinya, untuk para hamba sahaya, untuk orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Dan Allah berilmu lagi penuh hikmah.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِinnamaa sh-shadaqaatu li-l-fuqaraa'i wa-l-masaakiini wa-l-'aamiliina 'alayhaa wa-l-mu'allafati quluubuhum wa-fii r-riqaabi wa-l-ghaarimiina wa-fii sabiili llaahi wa-bni s-sabiilisesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, para amil zakat, orang-orang yang dilunakkan hatinya, untuk para hamba sahaya, untuk orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang-orang yang sedang dalam perjalanan
- فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِfariidhatan mina llaahisebagai kewajiban dari Allah
- وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌwa-llaahu 'aliimun hakiimundan Allah berilmu lagi penuh hikmah
Terjemahan per kata (22 kata)
- إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
- الصَّدَقَاتُsh-shadaqaatusedekah
- لِلْفُقَرَاءِli-l-fuqaraa'ibagi orang-orang fakir
- وَالْمَسَاكِينِwa-l-masaakiinidan orang-orang miskin
- وَالْعَامِلِينَwa-l-'aamiliinadan para pengurus
- عَلَيْهَا'alayhaaatasnya
- وَالْمُؤَلَّفَةِwa-l-mu'allafatidan orang-orang yang dilunakkan hatinya
- قُلُوبُهُمْquluubuhumhati mereka
- وَفِيwa-fiidan pada
- الرِّقَابِr-riqaabihamba sahaya
- وَالْغَارِمِينَwa-l-ghaarimiinadan orang-orang berutang
- وَفِيwa-fiidan pada
- سَبِيلِsabiilijalan
- اللَّهِllaahiAllah
- وَابْنِwa-bnidan anak
- السَّبِيلِs-sabiilijalan
- فَرِيضَةًfariidhatanketetapan
- مِنَminadari
- اللَّهِllaahiAllah
- وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
- حَكِيمٌhakiimunbijaksana
Inti bacaan
Alokasi sumber daya bersama (zakat) ditetapkan terstruktur untuk delapan kategori spesifik yang genuinely membutuhkan, kerangka yang jelas dan komprehensif, bukan diserahkan pada keputusan sepihak yang sewenang-wenang. Konkretnya: merancang sistem distribusi sumber daya bersama dengan kategori yang jelas dan komprehensif (mencakup berbagai jenis kebutuhan nyata, kemiskinan, utang, perjalanan, dll.) adalah pendekatan yang lebih adil daripada distribusi ad-hoc, struktur yang jelas mencegah favoritisme dan memastikan cakupan yang menyeluruh.
Tafsiran
Delapan kategori ini bersifat definitif dan tertutup ('innamaa', hanya), bukan daftar contoh yang bisa diperluas bebas, melainkan batasan tegas siapa yang berhak menerima zakat, ditetapkan langsung sebagai kewajiban dari Allah tanpa ruang penafsiran ulang oleh preferensi pemberi.
Renungan dan Hikmah
- Kalimatnya dibuka dengan kata yang membatasi: zakat itu hanyalah untuk. Daftarnya tertutup. Allah tidak menyerahkan penentuan penerimanya kepada selera pemberi, dan itu yang membuat zakat berbeda dari pemberian biasa.
- Yang didaftar bukan delapan orang, melainkan delapan keadaan: miskin, berutang, sedang dalam perjalanan, dan seterusnya. Kebutuhan yang berbeda-beda jenisnya. Daftar yang mencakup orang asing kehabisan bekal menunjukkan bahwa yang dijaga bukan cuma yang dikenal.
- Penutupnya menyebut ini kewajiban dari Allah, bukan anjuran. Kata itu mengubah kedudukan seluruh daftar di atasnya. Yang diberikan bukan kemurahan pemberi, melainkan hak yang sudah ditetapkan bagi penerimanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'penuh hikmah' (indefinit corpus, tanpa 'Maha'); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).