أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُ

Tidakkah mereka mengetahui bahwa siapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya api Jahanamlah baginya, dia kekal di dalamnya? Itulah kehinaan yang agung.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَاa-lam ya'lamuu annahu man yuhaadidi llaaha wa-rasuulahu fa-anna lahu naara jahannama khaalidan fiihaatidakkah mereka mengetahui bahwa siapa yang menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya api Jahanamlah baginya, dia kekal di dalamnya
  2. ذَٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُdzaalika l-khizyu l-azhiimuitulah kehinaan yang agung
Catatan pilihan kata (ringkas)

C3 passthrough: kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua; lem catatan kaki dibuang bila ada. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = passthrough terjemahan lain (selaras). Lih.. sebagian penerjemah: 'Know they not that whoso works against God and His messenger, for him is the fire of Gehenna, wherein he abides eternally?

Aplikasi

Peringatan tegas tentang konsekuensi berat bagi penentangan aktif, pengulangan tema yang sudah muncul berkali-kali (8:13 dst.), menegaskan konsistensi prinsip ini di berbagai konteks berbeda. Konkretnya: pengulangan sebuah prinsip di berbagai konteks berbeda dalam teks ini menandakan bobot pentingnya, penentangan aktif terhadap kebenaran yang sudah jelas secara konsisten dikaitkan dengan konsekuensi berat, sebuah pola yang layak diperhatikan serius, bukan diabaikan karena sudah sering diulang.