يَحْذَرُ الْمُنَافِقُونَ أَنْ تُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ سُورَةٌ تُنَبِّئُهُمْ بِمَا فِي قُلُوبِهِمْ ۚ قُلِ اسْتَهْزِئُوا إِنَّ اللَّهَ مُخْرِجٌ مَا تَحْذَرُونَ

Orang-orang munafik khawatir jika diturunkan atas mereka suatu surah yang memberitakan kepada mereka apa yang ada dalam hati mereka. Katakanlah, “Olok-oloklah. Sesungguhnya Allah pasti mengeluarkan apa yang kalian khawatirkan.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَحْذَرُ الْمُنَافِقُونَ أَنْ تُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ سُورَةٌ تُنَبِّئُهُمْ بِمَا فِي قُلُوبِهِمْyahdzaru l-munaafiquuna an tunazzala 'alayhim suuratun tunabbi'uhum bi-maa fii quluubihimorang-orang munafik khawatir jika diturunkan atas mereka suatu surah yang memberitakan kepada mereka apa yang ada dalam hati mereka
  2. قُلِ اسْتَهْزِئُوا إِنَّ اللَّهَ مُخْرِجٌ مَا تَحْذَرُونَquli stahzi'uu inna llaaha mukhrijun maa tahdzaruunakatakanlah, olok-oloklah, sesungguhnya Allah pasti mengeluarkan apa yang kalian khawatirkan

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. يَحْذَرُyahdzaruwaspada
  2. الْمُنَافِقُونَl-munaafiquunaorang-orang munafik
  3. أَنْanbahwa
  4. تُنَزَّلَtunazzaladiturunkan
  5. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  6. سُورَةٌsuuratunsurah
  7. تُنَبِّئُهُمْtunabbi'uhumengkau memberitakan kepada mereka
  8. بِمَاbi-maapada apa yang
  9. فِيfiidalam
  10. قُلُوبِهِمْquluubihimhati mereka
  11. قُلِqulikatakanlah
  12. اسْتَهْزِئُواstahzi'uuberolok-oloklah kalian
  13. إِنَّinnasesungguhnya
  14. اللَّهَllaahaAllah
  15. مُخْرِجٌmukhrijunyang menyingkapkan
  16. مَاmaaapa yang
  17. تَحْذَرُونَtahdzaruunakalian waspadai

Inti bacaan

Kekhawatiran akan tersingkapnya isi hati yang tersembunyi ('jika diturunkan surah yang memberitakan apa yang ada dalam hati mereka') menjadi diagnosis tersendiri, ketakutan akan penyingkapan itu sendiri menyingkap adanya sesuatu yang disembunyikan. Konkretnya: rasa cemas berlebihan tentang niat/pikiran tersembunyi terungkap ke publik sering menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang memang tidak selaras antara yang ditampilkan dan yang sebenarnya dirasakan, kejujuran yang konsisten menghapus kebutuhan mencemaskan penyingkapan semacam itu.

Penjelasan pilihan kata

'Katakanlah' (qul) polos tanpa nama diri: sudah benar sejak draf.

Tafsiran

Kekhawatiran mereka sendiri menjadi bukti pengakuan tak langsung: ketakutan terhadap penyingkapan isi hati menunjukkan bahwa mereka sadar betul ada sesuatu yang perlu disembunyikan.

Renungan dan Hikmah

  • Yang dikhawatirkan mereka bukan azab, melainkan turunnya surah yang memberitakan isi hati mereka. Ketakutan pada penyingkapan. Orang yang paling takut dibaca isinya biasanya sudah tahu persis apa yang akan terbaca.
  • Jawaban yang diperintahkan Allah justru mempersilakan: olok-oloklah. Tidak ada larangan yang diucapkan. Membiarkan seseorang meneruskan perbuatannya kadang jawaban yang paling sulit ditanggapi olehnya.
  • Kalimat berikutnya menyebut Allah pasti mengeluarkan apa yang mereka khawatirkan. Kekhawatiran itu dijawab dengan kepastian, bukan bantahan. Yang mereka takutkan tidak disangkal; ia justru ditegaskan akan terjadi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-dz-r, n-f-q, n-z-l, s-w-r, n-b-a, q-l-b, q-w-l, h-z-a, a-l-h, kh-r-j): yahdhar diterjemahkan 'khawatir' (akar h-dz-r); quluub diterjemahkan 'hati' (akar q-l-b); istahzi'uu diterjemahkan 'olok-oloklah' (akar h-z-'); mukhrij diterjemahkan 'yang mengeluarkan/menampakkan' (akar kh-r-j). gloss '(kepada mereka)/(Allah, Rasul-Nya…sesukamu)/(itu)' dibuang.