وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ ۚ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ
Dan sesungguhnya jika engkau tanyakan kepada mereka, mereka pasti akan menjawab, “Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah, “Apakah terhadap Allah, tanda-tanda-Nya, dan Rasul-Nya kalian selalu berolok-olok?”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُwa-la-in sa'altahum la-yaquulunna innamaa kunnaa nakhuudhu wa-nal'abudan sesungguhnya jika engkau tanyakan kepada mereka, mereka pasti akan menjawab, sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja
- قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَqul a-bi-llaahi wa-aayaatihi wa-rasuulihi kuntum tastahzi'uunakatakanlah, apakah terhadap Allah, tanda-tanda-Nya, dan Rasul-Nya kalian selalu berolok-olok
Terjemahan per kata (13 kata)
- وَلَئِنْwa-la-indan sungguh jika
- سَأَلْتَهُمْsa'altahumengkau bertanya kepada mereka
- لَيَقُولُنَّla-yaquulunnasungguh mereka akan berkata
- إِنَّمَاinnamaasesungguhnya hanyalah
- كُنَّاkunnaakami adalah
- نَخُوضُnakhuudhukami membicarakan kebatilan
- وَنَلْعَبُwa-nal'abudan kami bermain
- قُلْqulkatakanlah
- أَبِاللَّهِa-bi-llaahiapakah dengan Allah
- وَآيَاتِهِwa-aayaatihidan tanda-tanda-Nya
- وَرَسُولِهِwa-rasuulihidan Rasul-Nya
- كُنْتُمْkuntumkalian selalu
- تَسْتَهْزِئُونَtastahzi'uunakalian mengolok
Inti bacaan
Alasan 'kami hanya bersenda gurau' ditolak sebagai pembenaran yang layak atas ejekan terhadap hal-hal serius, 'apakah terhadap Allah, tanda-tanda-Nya, dan Rasul-Nya kalian selalu berolok-olok?'. Konkretnya: mengklaim 'itu cuma bercanda' setelah meremehkan sesuatu yang benar-benar penting/serius bukan pembenaran yang memadai, kesadaran tentang batas antara humor yang sehat dan meremehkan hal-hal bermakna penting dijaga, bukan digunakan sebagai kedok untuk penghinaan yang disengaja.
Penjelasan pilihan kata
'engkau' (sufiks -ta) dan 'Katakanlah' (qul) polos tanpa nama diri: sudah benar sejak draf.
Tafsiran
Alasan 'hanya bersenda gurau' ditolak mentah-mentah: pertanyaan balik menegaskan bahwa mengolok-olok Allah, tanda-tanda-Nya, dan Rasul-Nya tidak pernah bisa dibingkai sebagai perkara sepele, apa pun niat di baliknya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebutkan jawaban mereka sebelum mereka mengucapkannya: kami hanya bersenda gurau. Alasannya sudah disiapkan di dalam ayat. Sebuah dalih yang sudah dikutip sebelum dipakai kehilangan seluruh kekuatannya sebagai jalan keluar.
- Jawabannya tidak membantah bahwa mereka bercanda; ia menyebutkan kepada siapa candanya diarahkan. Yang dipersoalkan sasarannya. Sesuatu bisa benar-benar dimaksudkan sebagai gurauan dan tetap tidak pantas karena apa yang dijadikan bahannya.
- Yang disebut tiga: Allah, tanda-tanda-Nya, dan Rasul-Nya. Bukan satu. Daftar itu menutup kemungkinan berkilah bahwa yang diolok cuma perkara kecil di pinggir, sebab ketiganya disebut sekaligus dalam satu pertanyaan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.