لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْ ۚ إِنْ نَعْفُ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ
Tidak perlu kalian membuat-buat alasan, kalian telah kufur sesudah beriman. Jika Kami memaafkan sebagian dari kalian, niscaya Kami akan mengazab golongan, karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berbuat dosa.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- لَا تَعْتَذِرُوا قَدْ كَفَرْتُمْ بَعْدَ إِيمَانِكُمْlaa ta'tadziruu qad kafartum ba'da iimaanikumtidak perlu kalian membuat-buat alasan, kalian telah kufur sesudah beriman
- إِنْ نَعْفُ عَنْ طَائِفَةٍ مِنْكُمْ نُعَذِّبْ طَائِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَin na'fu 'an thaa'ifatin minkum nu'adzdzib thaa'ifatan bi-annahum kaanuu mujrimiinajika Kami memaafkan sebagian dari kalian, niscaya Kami akan mengazab golongan, karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berbuat dosa
Terjemahan per kata (16 kata)
- لَاlaajanganlah
- تَعْتَذِرُواta'tadziruukalian meminta maaf
- قَدْqadsungguh
- كَفَرْتُمْkafartumkalian kufur
- بَعْدَba'dasesudah
- إِيمَانِكُمْiimaanikumkeimanan kalian
- إِنْinjika
- نَعْفُna'fuKami memaafkan
- عَنْ'andari
- طَائِفَةٍthaa'ifatinsegolongan
- مِنْكُمْminkumdari kalian
- نُعَذِّبْnu'adzdzibKami mengazab
- طَائِفَةًthaa'ifatansegolongan
- بِأَنَّهُمْbi-annahumkarena sesungguhnya mereka
- كَانُواkaanuumereka adalah
- مُجْرِمِينَmujrimiinapara pendosa
Inti bacaan
Alasan yang dibuat-buat setelah fakta sudah jelas (kufur setelah beriman) ditolak, 'tidak perlu kalian membuat-buat alasan', tindakan yang sudah terjadi tidak bisa dihapus retroaktif lewat pembenaran verbal. Konkretnya: alasan yang dibuat setelah tindakan yang jelas-jelas salah sudah terjadi tidak menghapus tanggung jawab atas tindakan itu, kejujuran mengakui kesalahan lebih bernilai daripada mencari-cari pembenaran yang tidak mengubah fakta yang sudah terjadi.
Tafsiran
Penolakan permintaan maaf di sini tegas: alasan apa pun tidak relevan ketika substansinya adalah kekufuran setelah pengakuan iman; pengampunan bagi sebagian tidak berarti seluruh kelompok otomatis terbebas dari konsekuensi.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyuruh mengatakan tidak perlu membuat-buat alasan. Ditutup di muka. Yang sudah diketahui isinya tak perlu didengarkan sampai selesai.
- Allah menyebut mereka kufur sesudah beriman. Urutannya begitu. Yang dipersoalkan bukan tak pernah sampai, melainkan pernah sampai lalu ditinggalkan.
- Allah menyebut kemungkinan memaafkan sebagian dari mereka. Di tengah ayat sekeras ini. Pintu untuk sebagian tetap disebutkan, dan itu memisahkan mereka satu per satu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”; “kamu” diterjemahkan “kalian”. -f-w: 31/31 selaras; afuwwun ghafuur = komplementer hapus+tutup, bukan pengulangan. Dalam ayat ini, “'afaa” tanpa kata sandang al-.