يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ
Wahai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang kufar dan orang-orang munafik, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Dan tempat mereka adalah Jahanam. Dan itu seburuk-buruk tempat kembali.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْyaa ayyuhaa n-nabiyyu jaahidi l-kuffaara wa-l-munaafiqiina wa-ghluzh 'alayhimwahai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang kufar dan orang-orang munafik, dan bersikap keraslah terhadap mereka
- وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُwa-ma'waahum jahannamudan tempat mereka adalah Jahanam
- وَبِئْسَ الْمَصِيرُwa-bi'sa l-mashiirudan itu seburuk-buruk tempat kembali
Terjemahan per kata (12 kata)
- يَاyaawahai
- أَيُّهَاayyuhaasekalian
- النَّبِيُّn-nabiyyuNabi
- جَاهِدِjaahidiberjihadlah
- الْكُفَّارَl-kuffaaraorang-orang kufar
- وَالْمُنَافِقِينَwa-l-munaafiqiinadan orang-orang munafik
- وَاغْلُظْwa-ghluzhdan bersikap keraslah
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- وَمَأْوَاهُمْwa-ma'waahumdan tempat tinggal mereka
- جَهَنَّمُjahannamuJahanam
- وَبِئْسَwa-bi'sadan seburuk-buruk
- الْمَصِيرُl-mashiirutempat kembali
Inti bacaan
Instruksi bersikap tegas terhadap pihak yang secara aktif bermusuhan dalam bad faith menegaskan bahwa keramahan tanpa batas bukan selalu respons yang tepat terhadap permusuhan yang disengaja dan berkelanjutan. Konkretnya: ada situasi di mana ketegasan menjaga batas terhadap pihak yang secara konsisten bertindak dalam itikad buruk lebih tepat daripada toleransi tanpa batas, kebaikan hati yang sehat tetap punya batas yang jelas terhadap eksploitasi atau permusuhan yang disengaja dan berulang.
Tafsiran
Perintah ini menyatukan dua kelompok berbeda sifat (kufur terbuka dan kemunafikan tersembunyi) di bawah satu perintah keteguhan yang sama: kedua bentuk penentangan itu menuntut respons tegas tanpa kompromi.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut orang-orang kufar dan orang-orang munafik dalam satu perintah. Yang menolak terbuka dan yang menolak diam-diam. Keduanya diperlakukan sebagai satu urusan.
- Allah menambahkan perintah bersikap keras terhadap mereka. Sesudah perintah berjihad. Yang diminta bukan hanya tindakan, melainkan juga tidak melunak di hadapan mereka.
- Allah menutup dengan menyebut tempat mereka Jahanam, seburuk-buruk tempat kembali. Keputusannya di tangan-Nya. Yang di lapangan sekadar menjalankan, dan penilaian akhirnya bukan bagiannya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar n-b-a, j-h-d, k-f-r, n-f-q, gh-l-zh, a-w-y, b-a-s, s-y-r): jaahid diterjemahkan 'berjihadlah' (akar j-h-d); ughluzh diterjemahkan 'bersikap keraslah' (akar gh-l-zh); masiir diterjemahkan 'tempat kembali'. Selaras.