الَّذِينَ يَلْمِزُونَ الْمُطَّوِّعِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فِي الصَّدَقَاتِ وَالَّذِينَ لَا يَجِدُونَ إِلَّا جُهْدَهُمْ فَيَسْخَرُونَ مِنْهُمْ ۙ سَخِرَ اللَّهُ مِنْهُمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Orang-orang yang mencela orang-orang beriman yang bersedekah dengan sukarela, dan orang-orang yang tidak menemukan selain kesanggupan mereka, lalu mereka mengejek mereka. Allah mengejek mereka. Dan bagi mereka azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- الَّذِينَ يَلْمِزُونَ الْمُطَّوِّعِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فِي الصَّدَقَاتِ وَالَّذِينَ لَا يَجِدُونَ إِلَّا جُهْدَهُمْ فَيَسْخَرُونَ مِنْهُمْalladziina yalmizuuna l-muththawwi'iina mina l-mu'miniina fii sh-shadaqaati wa-lladziina laa yajiduuna illaa juhdahum fa-yaskharuuna minhumorang-orang yang mencela orang-orang beriman yang bersedekah dengan sukarela, dan orang-orang yang tidak menemukan selain kesanggupan mereka, lalu mereka mengejek mereka
- سَخِرَ اللَّهُ مِنْهُمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌsakhira llaahu minhum wa-lahum 'adzaabun aliimunAllah mengejek mereka, dan bagi mereka azab yang pedih
Terjemahan per kata (20 kata)
- الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
- يَلْمِزُونَyalmizuunamereka mencela
- الْمُطَّوِّعِينَl-muththawwi'iinaorang-orang yang bersukarela
- مِنَminadari
- الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
- فِيfiidalam
- الصَّدَقَاتِsh-shadaqaatisedekah
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- لَاlaatidak
- يَجِدُونَyajiduunamereka mendapati
- إِلَّاillaakecuali
- جُهْدَهُمْjuhdahumkesungguhan mereka
- فَيَسْخَرُونَfa-yaskharuunamaka mereka mengolok
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- سَخِرَsakhiramengolok
- اللَّهُllaahuAllah
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- وَلَهُمْwa-lahumdan bagi mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
Inti bacaan
Ejekan yang menyerang baik yang bersedekah banyak maupun yang hanya mampu memberi sedikit sesuai kesanggupan menunjukkan bahwa masalahnya bukan jumlah pemberian, melainkan niat jahat pengejek itu sendiri, tidak ada jumlah yang akan memuaskan mereka. Konkretnya: kritik yang menyerang siapa pun tak peduli seberapa besar/kecil kontribusi mereka (selalu menemukan alasan mencela) menyingkap bahwa masalahnya bukan pada substansi yang dikritik, melainkan niat buruk si pengkritik, jangan biarkan kritik semacam ini menghentikan kontribusi tulus, sekecil apa pun itu.
Tafsiran
Celaan ini menyasar dua kelompok berlawanan: yang bersedekah banyak dituduh pamer, yang bersedekah sedikit (sesuai kesanggupan) diejek remeh, menunjukkan bahwa kritik semacam ini tidak pernah bisa dipuaskan, apa pun jumlah yang diberikan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua sasaran ejekan sekaligus: yang bersedekah dengan sukarela, dan yang hanya menemukan sekadar kesanggupannya. Dua-duanya diejek. Ketika yang banyak dan yang sedikit sama-sama dicela, yang bermasalah jelas bukan jumlahnya.
- Kalimat yang dipakai untuk kelompok kedua mereka tidak menemukan selain kesanggupan mereka. Kata menemukan itu menyentuh. Yang digambarkan orang yang sudah mencari-cari di rumahnya sendiri sebelum berangkat memberi.
- Kalimat balasannya memakai kata yang sama dengan perbuatan mereka. Allah mengejek mereka. Bahasa yang dipakai persis bahasa yang mereka pilih sendiri, dan itu bentuk jawaban yang tak bisa mereka keluhkan sebagai berlebihan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-m-z, t-w-', a-m-n, s-d-q, w-j-d, j-h-d, s-kh-r, a-l-h, '-dz-b, a-l-m): yalmizuun diterjemahkan 'mencela' (akar l-m-z); al-muttawwi'iin diterjemahkan 'yang bersedekah dengan sukarela' (akar t-w-' putaran 58: tatawwu'=kepatuhan sukarela melampaui wajib); juhd diterjemahkan 'kesanggupan/upaya' (akar j-h-d); sakhira llaah diterjemahkan 'Allah mengejek mereka' (akar s-kh-r, balasan setimpal). gloss '(munafik)/(mencela)/(untuk disedekahkan)' dibuang.