اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ سَبْعِينَ مَرَّةً فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

Engkau memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak memohonkan ampunan bagi mereka. Walaupun engkau memohonkan ampunan bagi mereka tujuh puluh kali, Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka. Demikian itu karena mereka kufur kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. اسْتَغْفِرْ لَهُمْ أَوْ لَا تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ إِنْ تَسْتَغْفِرْ لَهُمْ سَبْعِينَ مَرَّةً فَلَنْ يَغْفِرَ اللَّهُ لَهُمْistaghfir lahum aw laa tastaghfir lahum in tastaghfir lahum sab'iina marratan fa-lan yaghfira llaahu lahumengkau memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak memohonkan ampunan bagi mereka, walaupun engkau memohonkan ampunan bagi mereka tujuh puluh kali, Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka
  2. ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَفَرُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِdzaalika bi-annahum kafaruu bi-llaahi wa-rasuulihidemikian itu karena mereka kufur kepada Allah dan Rasul-Nya
  3. وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَwa-llaahu laa yahdii l-qawma l-faasiqiinadan Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yang fasik

Terjemahan per kata (25 kata)

  1. اسْتَغْفِرْistaghfirmohonkanlah ampun
  2. لَهُمْlahumkepada mereka
  3. أَوْawatau
  4. لَاlaatidak
  5. تَسْتَغْفِرْtastaghfirengkau memohonkan ampun
  6. لَهُمْlahumkepada mereka
  7. إِنْinjika
  8. تَسْتَغْفِرْtastaghfirengkau memohonkan ampun
  9. لَهُمْlahumkepada mereka
  10. سَبْعِينَsab'iinatujuh puluh
  11. مَرَّةًmarratansekali
  12. فَلَنْfa-lanmaka tidak akan
  13. يَغْفِرَyaghfiramengampuni
  14. اللَّهُllaahuAllah
  15. لَهُمْlahumkepada mereka
  16. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  17. بِأَنَّهُمْbi-annahumkarena sesungguhnya mereka
  18. كَفَرُواkafaruukufur
  19. بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
  20. وَرَسُولِهِwa-rasuulihidan Rasul-Nya
  21. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  22. لَاlaatidak
  23. يَهْدِيyahdiimemberi petunjuk
  24. الْقَوْمَl-qawmakaum
  25. الْفَاسِقِينَl-faasiqiinaorang-orang fasik

Inti bacaan

Batas kekuatan syafaat/pembelaan disingkap: bahkan tujuh puluh kali permohonan ampun oleh figur paling mulia sekalipun tidak mengubah hasil, karena akar masalahnya (kufur yang aktif) belum berubah. Konkretnya: pembelaan atau bantuan orang lain (betapa pun tulus dan gigih) tidak bisa menggantikan perubahan nyata yang harus dilakukan oleh orang yang bersangkutan sendiri, mengandalkan orang lain untuk 'memperbaiki' situasi tanpa kesediaan mengubah diri sendiri adalah harapan yang keliru arah.

Tafsiran

Penegasan bahwa jumlah permohonan ampun (bahkan tujuh puluh kali) sama sekali tidak relevan menekankan bahwa syarat pengampunan bukan soal frekuensi doa, melainkan status kekufuran itu sendiri yang harus berubah lebih dulu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut tujuh puluh kali, bukan sekali atau berkali-kali. Angka yang sangat besar dipilih. Yang hendak ditutup bukan kemungkinan, melainkan harapan bahwa jumlah bisa mengubahnya.
  • Allah menyebut sebabnya karena mereka kufur kepada-Nya dan Rasul-Nya. Bukan karena doanya kurang. Yang menghalangi berada pada pihak yang dimintakan, bukan pada yang meminta.
  • Allah membuka dengan menyebut kedua kemungkinan itu sama saja. Sejak kalimat pertama. Yang diberitahukan bukan larangan berdoa, melainkan batas yang tak bisa ditembus doa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain di ayat ini SUDAH selaras dgn konvensi, teks terjemahan ini identik (tanpa perubahan): “…abi Muhammad memohonkan ampunan bagi mereka atau tidak m…”. g-f-r: rumus ghafuurun rahiim 58 ayat konsisten (takrif diterjemahkan 'Sang': 39:53, 46:8); BUKAN tautologi, menutupi(gfr) + memberi(rhm) = dua tindakan. Dalam ayat ini, 'istaghfara', 'istaghfara', 'istaghfara' dan 'ghafara' sama-sama tanpa kata sandang al-. istaghfara diterjemahkan 'memohon ampun' · ghafara diterjemahkan 'mengampuni' (keluarga 'ampun'; ≠ -f-w 'maaf').