لَٰكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ ۚ وَأُولَٰئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berjihad dengan harta dan jiwa mereka. Dan mereka itu memperoleh kebaikan-kebaikan. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. لَٰكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ جَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْlaakini r-rasuulu wa-lladziina aamanuu ma'ahu jaahaduu bi-amwaalihim wa-anfusihimtetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berjihad dengan harta dan jiwa mereka
  2. وَأُولَٰئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُwa-ulaa'ika lahumu l-khayraatudan mereka itu memperoleh kebaikan-kebaikan
  3. وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَwa-ulaa'ika humu l-muflihuunadan mereka itulah orang-orang yang beruntung

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. لَٰكِنِlaakinitetapi
  2. الرَّسُولُr-rasuuluRasul
  3. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  4. آمَنُواaamanuuberiman
  5. مَعَهُma'ahubersamanya
  6. جَاهَدُواjaahaduumereka berjihad
  7. بِأَمْوَالِهِمْbi-amwaalihimdengan harta mereka
  8. وَأَنْفُسِهِمْwa-anfusihimdan diri mereka
  9. وَأُولَٰئِكَwa-ulaa'ikadan mereka itu
  10. لَهُمُlahumubagi mereka
  11. الْخَيْرَاتُl-khayraatukebaikan
  12. وَأُولَٰئِكَwa-ulaa'ikadan mereka itu
  13. هُمُhumumerekalah
  14. الْمُفْلِحُونَl-muflihuunaorang-orang yang beruntung

Inti bacaan

Kontras jelas: 'Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berjihad dengan harta dan jiwa mereka. mereka itulah orang-orang yang beruntung', komitmen nyata dengan sumber daya yang dimiliki (bukan menunggu kondisi ideal) menjadi penanda keberuntungan sejati. Konkretnya: kesediaan berkontribusi dengan sumber daya yang benar-benar dimiliki saat ini (bukan menunggu sampai memiliki lebih) adalah penanda komitmen genuine, menunggu kondisi sempurna sebelum bertindak sering menjadi alasan untuk tidak pernah bertindak sama sekali.

Penjelasan pilihan kata

'Rasul' polos tanpa nama diri. 'mereka itu'/'mereka itulah' (ulaa'ika, -ka) konsisten disiplin demonstratif-jauh.

Tafsiran

Kontras langsung dengan ayat sebelumnya: Rasul dan orang-orang beriman yang menyertainya justru menempuh jalan berlawanan, mengorbankan harta dan jiwa alih-alih meminta izin untuk tertinggal.

Renungan dan Hikmah

  • Yang disebut Allah dua: harta dan jiwa. Yang di luar diri, dan diri itu sendiri. Urutannya naik, dan yang kedua tidak bisa diganti dengan yang pertama betapapun banyaknya.
  • Kalimatnya dibuka dengan tetapi, menyambung langsung ayat sebelumnya tentang mereka yang meminta izin tinggal. Kontrasnya dipasang dalam satu tarikan. Yang membedakan kedua golongan bukan keadaan mereka, melainkan apa yang mereka kerjakan dengan keadaan itu.
  • Sesudah menyebut kebaikan-kebaikan, Allah masih menambahkan bahwa merekalah orang-orang yang beruntung. Disebut dua kali. Yang menanggung paling banyak justru yang disebut paling untung, dan urutan itu terbalik dari cara dunia menghitung.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar r-s-l, a-m-n, j-h-d, m-w-l, n-f-s, kh-y-r, f-l-h): jaahaduu diterjemahkan 'berjihad' (akar j-h-d); khayraat diterjemahkan 'kebaikan-kebaikan'; muflihuun diterjemahkan 'orang-orang yang beruntung' (akar f-l-h). Selaras.