وَجَاءَ الْمُعَذِّرُونَ مِنَ الْأَعْرَابِ لِيُؤْذَنَ لَهُمْ وَقَعَدَ الَّذِينَ كَذَبُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ ۚ سَيُصِيبُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Dan datanglah orang-orang yang membuat alasan dari kalangan Arab Badui agar diberi izin, dan duduk berdiam orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Kelak orang-orang yang kufur di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَجَاءَ الْمُعَذِّرُونَ مِنَ الْأَعْرَابِ لِيُؤْذَنَ لَهُمْ وَقَعَدَ الَّذِينَ كَذَبُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُwa-jaa'a l-mu'adzdziruuna mina l-a'raabi li-yu'dzana lahum wa-qa'ada lladziina kadzabuu llaaha wa-rasuulahudan datanglah orang-orang yang membuat alasan dari kalangan Arab Badui agar diberi izin, dan duduk berdiam orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya
- سَيُصِيبُ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌsa-yushiibu lladziina kafaruu minhum 'adzaabun aliimunkelak orang-orang yang kufur di antara mereka akan ditimpa azab yang pedih
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَجَاءَwa-jaa'adan datang
- الْمُعَذِّرُونَl-mu'adzdziruunaorang-orang yang mengemukakan uzur
- مِنَminadari
- الْأَعْرَابِl-a'raabiorang-orang Arab badui
- لِيُؤْذَنَli-yu'dzanaagar mereka diizinkan
- لَهُمْlahumbagi mereka
- وَقَعَدَwa-qa'adadan duduk
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَذَبُواkadzabuumereka berdusta
- اللَّهَllaahaAllah
- وَرَسُولَهُwa-rasuulahudan Rasul-Nya
- سَيُصِيبُsa-yushiibuakan menimpa
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- مِنْهُمْminhumdari mereka
- عَذَابٌ'adzaabunazab
- أَلِيمٌaliimunyang pedih
Inti bacaan
Perbedaan tingkatan ketidakjujuran dicatat: yang datang dengan alasan (meski mungkin dibuat-buat) setidaknya masih terlibat dengan proses akuntabilitas, dibanding yang 'duduk berdiam' tanpa bahkan berusaha menjelaskan diri. Konkretnya: ada perbedaan tingkat keseriusan antara seseorang yang setidaknya mencoba menjelaskan diri (meski alasannya lemah) dan yang sepenuhnya mengabaikan kewajiban memberi penjelasan, meski keduanya bermasalah, tingkat keterlibatan dengan akuntabilitas tetap punya nuansa yang layak dibedakan.
Tafsiran
Dua kategori berbeda disebutkan berdampingan: mereka yang setidaknya berusaha memberi alasan, dan mereka yang tidak repot-repot beralasan sama sekali, langsung mendustakan; keduanya tetap menghadapi konsekuensi meski tingkat keterusterangannya berbeda.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut dua: yang datang membuat alasan, dan yang duduk berdiam tanpa berkata apa-apa. Hasilnya sama, caranya berbeda. Yang satu masih berhadapan dengan orang, yang satu memilih tidak muncul sama sekali.
- Sebutan yang dipakai untuk yang duduk berdiam mendustakan Allah dan Rasul-Nya. Diam mereka diberi nama. Tidak berkata apa-apa ternyata tetap bisa dibaca sebagai jawaban, dan jawabannya dinamai di sini.
- Kalimat penutupnya menyebut yang kufur di antara mereka, bukan mereka semua. Batasnya dipasang lagi. Sebuah kecaman yang menyisakan pemilahan menutup jalan bagi pembacanya menghakimi seluruh kelompok sekaligus.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, '-dz-r, '-r-b, a-dz-n, q-'-d, k-dz-b, a-l-h, r-s-l, s-w-b, k-f-r, '-dz-b, a-l-m): mu'adhdhiruun diterjemahkan 'yang mengajukan alasan' (akar '-dz-r); a'raab diterjemahkan 'Arab Badui'; qa'ada diterjemahkan 'duduk berdiam' (akar q-'-d); kadhabuu diterjemahkan 'mendustakan' (akar k-dz-b). gloss '(kepada Nabi)/(untuk tidak berperang)/(tidak mengemukakan alasan)' dibuang.