يَحْلِفُونَ لَكُمْ لِتَرْضَوْا عَنْهُمْ ۖ فَإِنْ تَرْضَوْا عَنْهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَرْضَىٰ عَنِ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ

Mereka bersumpah kepada kalian agar kalian ridza kepada mereka. Maka jika kalian ridza kepada mereka, sesungguhnya Allah tidak ridza kepada kaum yang fasik.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَحْلِفُونَ لَكُمْ لِتَرْضَوْا عَنْهُمْyahlifuuna lakum li-tardhaw 'anhummereka bersumpah kepada kalian agar kalian ridza kepada mereka
  2. فَإِنْ تَرْضَوْا عَنْهُمْ فَإِنَّ اللَّهَ لَا يَرْضَىٰ عَنِ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَfa-in tardhaw 'anhum fa-inna llaaha laa yardhaa 'ani l-qawmi l-faasiqiinamaka jika kalian ridza kepada mereka, sesungguhnya Allah tidak ridza kepada kaum yang fasik

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. يَحْلِفُونَyahlifuunamereka bersumpah
  2. لَكُمْlakumkepada kalian
  3. لِتَرْضَوْاli-tardhawagar kalian rida
  4. عَنْهُمْ'anhumdari mereka
  5. فَإِنْfa-inmaka jika
  6. تَرْضَوْاtardhawkalian rida
  7. عَنْهُمْ'anhumdari mereka
  8. فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
  9. اللَّهَllaahaAllah
  10. لَاlaatidak
  11. يَرْضَىٰyardhaarida
  12. عَنِ'anikepada
  13. الْقَوْمِl-qawmikaum
  14. الْفَاسِقِينَl-faasiqiinaorang-orang fasik

Inti bacaan

Peringatan penting: penerimaan atau keridhaan pihak manusia terhadap seseorang tidak otomatis menyelesaikan pertanyaan mendasar tentang integritas mereka, 'jika kalian ridha kepada mereka, sesungguhnya Allah tidak ridha kepada kaum yang fasik'. Konkretnya: diterima kembali secara sosial oleh orang-orang di sekitar (setelah pola perilaku bermasalah) tidak otomatis menghapus perlunya perubahan karakter yang sesungguhnya, penerimaan sosial dan perbaikan karakter yang genuine adalah dua hal yang berbeda dan tidak boleh disamakan.

Tafsiran

Ketidaksesuaian antara keridaan manusia dan keridaan Allah ditegaskan di sini: persetujuan sesama manusia tidak otomatis sejalan dengan penilaian Allah atas status kefasikan seseorang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut mereka bersumpah agar kalian rida kepada mereka. Yang dituju penerimaan orang. Bukan pengampunan, melainkan pandangan baik dari sesama.
  • Allah menyebut meski kalian rida, Dia tidak rida kepada kaum yang fasik. Yang satu tidak membawa yang lain. Penerimaan manusia tidak berpindah menjadi penerimaan-Nya.
  • Allah memakai kata rida dua kali dalam satu ayat, untuk dua pihak. Sengaja disandingkan. Yang mudah didapat dan yang sebenarnya menentukan diletakkan bersebelahan supaya bedanya terlihat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-l-f, r-d-w, a-l-h, q-w-m, f-s-q): yahlifuun diterjemahkan 'bersumpah' (akar h-l-f); tardaw/yardaa diterjemahkan 'ridha' (akar r-d-w); faasiqiin diterjemahkan 'fasik' (akar f-s-q). Selaras.