وَمِنَ الْأَعْرَابِ مَنْ يَتَّخِذُ مَا يُنْفِقُ مَغْرَمًا وَيَتَرَبَّصُ بِكُمُ الدَّوَائِرَ ۚ عَلَيْهِمْ دَائِرَةُ السَّوْءِ ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Di antara orang-orang Arab Badui ada yang memandang apa yang diinfakkannya sebagai suatu kerugian dan menunggu mara bahaya menimpa kalian. Merekalah yang pasti akan ditimpa giliran yang buruk. Dan Allah mendengar lagi berilmu.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَمِنَ الْأَعْرَابِ مَنْ يَتَّخِذُ مَا يُنْفِقُ مَغْرَمًا وَيَتَرَبَّصُ بِكُمُ الدَّوَائِرَwa-mina l-a'raabi man yattakhidzu maa yunfiqu maghraman wa-yatarabbashu bikumu d-dawaa'iradi antara orang-orang Arab Badui ada yang memandang apa yang diinfakkannya sebagai suatu kerugian dan menunggu mara bahaya menimpa kalian
  2. عَلَيْهِمْ دَائِرَةُ السَّوْءِ'alayhim daa'iratu s-saw'imerekalah yang pasti akan ditimpa giliran yang buruk
  3. وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌwa-llaahu samii'un 'aliimundan Allah mendengar lagi berilmu

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. وَمِنَwa-minadan dari
  2. الْأَعْرَابِl-a'raabiorang-orang Arab badui
  3. مَنْmanorang yang
  4. يَتَّخِذُyattakhidzumenjadikan
  5. مَاmaaapa yang
  6. يُنْفِقُyunfiqumenafkahkan
  7. مَغْرَمًاmaghramandenda
  8. وَيَتَرَبَّصُwa-yatarabbashudan menunggu
  9. بِكُمُbikumudengan kalian
  10. الدَّوَائِرَd-dawaa'iragiliran
  11. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  12. دَائِرَةُdaa'iratugiliran
  13. السَّوْءِs-saw'ikeburukan
  14. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  15. سَمِيعٌsamii'unmendengar
  16. عَلِيمٌ'aliimunberilmu

Inti bacaan

Perbedaan orientasi mendasar: sebagian memandang kontribusi/pemberian sebagai 'kerugian' murni sambil diam-diam berharap kemalangan menimpa orang lain, sebuah orientasi hidup yang sepenuhnya transaksional dan bermusuhan. Konkretnya: memandang setiap kontribusi atau pemberian semata sebagai 'kerugian' (bukan investasi dalam hubungan atau nilai bersama) sering berjalan seiring dengan sikap bermusuhan tersembunyi terhadap orang lain, memeriksa apakah kontribusi yang diberikan terasa sebagai kerugian murni atau investasi bermakna mengungkap orientasi batin yang sebenarnya.

Tafsiran

Memandang infak sebagai kerugian menyingkap akar masalahnya, bukan soal jumlah yang dikeluarkan, melainkan perspektif yang salah memandang pemberian sebagai kehilangan, bukan investasi.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menggambarkan sebagian dari mereka memandang infaknya sebagai kerugian. Perbuatannya sama dengan orang lain; pandangannya berbeda. Yang membedakan dua orang yang memberi dengan jumlah sama adalah apa yang mereka rasakan saat memberi.
  • Sambil memberi, mereka menunggu mara bahaya menimpa yang lain. Dua hal berlangsung bersamaan. Tangan yang mengulurkan dan hati yang mengharap celaka bisa ada pada orang yang sama.
  • Allah menyebut giliran buruk itu justru pasti menimpa mereka sendiri, lalu menutup dengan Dia mendengar lagi berilmu. Yang ditunggu berbalik arah. Harapan yang tak pernah diucapkan pun ternyata terdengar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').