وَآخَرُونَ اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ خَلَطُوا عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا عَسَى اللَّهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Dan orang-orang lain yang mengakui dosa-dosanya. Mereka mencampuradukkan amal yang baik dengan amal lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menyambut tobatnya. Sesungguhnya Allah pengampun lagi pengasih.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَآخَرُونَ اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ خَلَطُوا عَمَلًا صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا عَسَى اللَّهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْwa-aakharuuna 'tarafuu bi-dzunuubihim khalathuu 'amalan shaalihan wa-aakhara sayyi'an 'asaa llaahu an yatuuba 'alayhimdan orang-orang lain yang mengakui dosa-dosanya, mereka mencampuradukkan amal yang baik dengan amal lain yang buruk, mudah-mudahan Allah menyambut tobatnya
- إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌinna llaaha ghafuurun rahiimunsesungguhnya Allah pengampun lagi pengasih
Terjemahan per kata (17 kata)
- وَآخَرُونَwa-aakharuunadan yang lain
- اعْتَرَفُوا'tarafuumereka mengakui
- بِذُنُوبِهِمْbi-dzunuubihimkarena dosa-dosa mereka
- خَلَطُواkhalathuumereka mencampur
- عَمَلًا'amalanamal
- صَالِحًاshaalihankebajikan
- وَآخَرَwa-aakharadan yang lain
- سَيِّئًاsayyi'anburuk
- عَسَى'asaaboleh jadi
- اللَّهُllaahuAllah
- أَنْanbahwa
- يَتُوبَyatuubabertobat
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- غَفُورٌghafuurunpengampun
- رَحِيمٌrahiimunpengasih
Inti bacaan
Kategori realistis yang jujur: orang-orang yang 'mencampuradukkan amal yang baik dengan amal lain yang buruk' sekaligus 'mengakui dosa-dosanya', bukan sempurna, bukan pula sepenuhnya munafik, melainkan kondisi campuran yang jujur diakui. Konkretnya: kebanyakan orang (termasuk diri sendiri) berada dalam kategori realistis ini, campuran kebaikan dan kesalahan, bukan kategori biner sempurna/jahat, mengakui kondisi campuran ini secara jujur (bukan menyangkalnya) adalah langkah awal menuju perbaikan yang genuine.
Tafsiran
Kategori ketiga ini berbeda dari kelompok sebelumnya: mereka tidak menyangkal, mengakui dosa secara terbuka dengan amal bercampur baik-buruk, membuka jalan bagi harapan tobat yang tidak tertutup bagi kategori lain.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka mengakui dosa-dosanya. Itulah yang membedakan dari kelompok sebelumnya. Yang membuka pintu bukan bersihnya catatan, melainkan kesediaan menyebut apa yang ada di dalamnya.
- Allah menyebut mereka mencampur amal baik dengan yang buruk. Bukan buruk semata. Keadaan yang digambarkan justru keadaan kebanyakan orang.
- Allah memakai kata mudah-mudahan, lalu menutup dengan menyebut diri-Nya pengampun lagi pengasih. Harapan disebut sebelum sifat. Yang menggantung di kata itu ternyata dijamin oleh kalimat sesudahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain 'menerima tobat / Maha Penerima Tobat' = glos tafsir yang MEMBALIK AGENSI (Allah jadi penerima pasif, padahal taaba alaa = Dia BERGERAK kembali kepada hamba). Bukti internal: 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu', berpaling-Nya MENDAHULUI tobat hamba; terjemahan lain terpaksa menambal dgn tambahan 'tetap dalam'. Pembeda leksikal nyata: saat Qur'an bermaksud 'MENERIMA', ia memakai akar q-b-l (yaqbalu 9:104 & 42:25; qaabili t-tawb 40:3), terjemahan lain meratakan keduanya. terjemahan ini: 'menyambut tobat' (aktif-menuju); takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Rumus at-tawwaabu r-rahiim (takrif) di 2:37, 2:54, 2:128, 2:160, 9:104, 9:118 diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat lagi Sang Pengasih'; indefinit (4:16, 4:64, 24:10, 49:12, 110:3) diterjemahkan 'penyambut tobat'. 2:222 at-tawwaabiin = MANUSIA dgn lema yang sama diterjemahkan kesaling-kembalian; 9:117 taaba alaa NABI (yang tak berdosa di peristiwa itu) diterjemahkan menegaskan taaba alaa = berpaling-dgn-karunia, tak mensyaratkan dosa. Corpus: akar t-w-b di ayat ini. 'accepted his repentance' hanya berlabel (Jel) = tafsir Jalaalayn, bukan leksikal. utk manusia (2:222 at-tawwaabiin!) 'orang yang banyak bertobat'.