وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَكُفْرًا وَتَفْرِيقًا بَيْنَ الْمُؤْمِنِينَ وَإِرْصَادًا لِمَنْ حَارَبَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ مِنْ قَبْلُ ۚ وَلَيَحْلِفُنَّ إِنْ أَرَدْنَا إِلَّا الْحُسْنَىٰ ۖ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ

Dan orang-orang yang menjadikan sebuah masjid untuk menimbulkan bahaya dan kekufuran, dan memecah belah di antara orang-orang beriman, dan sebagai tempat mengintai bagi orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak sebelumnya. Dan mereka benar-benar bersumpah, “Kami tidak menghendaki kecuali kebaikan.” Dan Allah bersaksi bahwa sesungguhnya mereka benar-benar para pendusta.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مَسْجِدًا ضِرَارًا وَكُفْرًا وَتَفْرِيقًا بَيْنَ الْمُؤْمِنِينَ وَإِرْصَادًا لِمَنْ حَارَبَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ مِنْ قَبْلُwa-lladziina ttakhadzuu masjidan dhiraaran wa-kufran wa-tafriiqan bayna l-mu'miniina wa-irshaadan li-man haaraba llaaha wa-rasuulahu min qabludan orang-orang yang menjadikan sebuah masjid untuk menimbulkan bahaya dan kekufuran, dan memecah belah di antara orang-orang beriman, dan sebagai tempat mengintai bagi orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak sebelumnya
  2. وَلَيَحْلِفُنَّ إِنْ أَرَدْنَا إِلَّا الْحُسْنَىٰwa-la-yahlifunna in aradnaa illaa l-husnaadan mereka benar-benar bersumpah, kami tidak menghendaki kecuali kebaikan
  3. وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَwa-llaahu yasyhadu innahum la-kaadzibuunadan Allah bersaksi bahwa sesungguhnya mereka benar-benar para pendusta

Terjemahan per kata (24 kata)

  1. وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
  2. اتَّخَذُواttakhadzuumereka mengambil
  3. مَسْجِدًاmasjidanmasjid
  4. ضِرَارًاdhiraaranuntuk menimbulkan kemudaratan
  5. وَكُفْرًاwa-kufrandan kekufuran
  6. وَتَفْرِيقًاwa-tafriiqandan memecah belah
  7. بَيْنَbaynadi antara
  8. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
  9. وَإِرْصَادًاwa-irshaadandan menunggu
  10. لِمَنْli-manbagi orang yang
  11. حَارَبَhaarabamemerangi
  12. اللَّهَllaahaAllah
  13. وَرَسُولَهُwa-rasuulahudan Rasul-Nya
  14. مِنْmindari
  15. قَبْلُqablusebelumnya
  16. وَلَيَحْلِفُنَّwa-la-yahlifunnadan sungguh mereka akan bersumpah
  17. إِنْinjika
  18. أَرَدْنَاaradnaaKami menghendaki
  19. إِلَّاillaakecuali
  20. الْحُسْنَىٰl-husnaayang terbaik
  21. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  22. يَشْهَدُyasyhadumenyaksikan
  23. إِنَّهُمْinnahumsesungguhnya mereka
  24. لَكَاذِبُونَla-kaadzibuunabenar-benar para pendusta

Inti bacaan

Institusi yang tampak legitim dari luar (masjid, sebuah tempat ibadah) bisa dibangun dengan tujuan tersembunyi yang justru merusak, bentuk formal yang terhormat menyamarkan fungsi sebenarnya yang berbahaya. Konkretnya: penampilan formal yang terhormat (institusi, jabatan, ritual) tidak menjamin fungsi sebenarnya yang baik, waspadai kapan bentuk yang tampak legitim justru menyembunyikan tujuan memecah belah atau merugikan, dan jangan menilai institusi semata dari penampilan luarnya.

Penjelasan pilihan kata

'masjidan' polos indefinit tanpa nama tempat spesifik disisipkan.

Tafsiran

Empat motif sekaligus disebutkan di balik pendirian masjid ini (bahaya, kekufuran, perpecahan, tempat mengintai): kedok keagamaan digunakan menutupi tujuan yang sepenuhnya berlawanan dengan fungsi tempat ibadah yang sesungguhnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut empat maksud sekaligus: menimbulkan bahaya, kekufuran, memecah belah, dan tempat mengintai. Satu bangunan, empat tujuan. Yang tampak dari luar cuma satu, dan itulah yang membuatnya bekerja.
  • Mereka bersumpah bahwa maksudnya cuma kebaikan. Sumpah dipakai untuk menutup. Yang paling sulit dibongkar dari sebuah kedok memang ketika pemakainya bersedia bersumpah atasnya.
  • Jawabannya bukan bantahan manusia, melainkan Allah bersaksi bahwa mereka para pendusta. Kesaksian dihadapkan pada sumpah. Perkara yang tak bisa dibuktikan siapa pun di antara manusia diselesaikan dengan saksi yang tak bisa dibantah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-kh-dz, s-j-d, d-r-r, k-f-r, f-r-q, b-y-n, a-m-n, r-s-d, h-r-b, a-l-h, r-s-l, q-b-l, h-l-f, r-w-d, h-s-n, sh-h-d, k-dz-b): diraar diterjemahkan 'bahaya/mudarat' (akar d-r-r); tafriiq diterjemahkan 'memecah belah' (akar f-r-q); irsaad diterjemahkan 'mengintai' (akar r-s-d); haaraba diterjemahkan 'memerangi' (akar h-r-b); yashhadu diterjemahkan 'bersaksi' (akar sh-h-d); kaadhibuun diterjemahkan 'para pendusta' (akar k-dz-b). gloss '(Di antara orang-orang munafik itu)/(menyebabkan)/(dalam sumpahnya)' dibuang.