إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ ۚ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ ۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ ۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ ۚ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ ۚ وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan taman yang Allah peruntukkan bagi mereka. Mereka berperang di jalan Allah sehingga mereka membunuh atau terbunuh. Sebagai janji yang benar dari Allah dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur'an. Siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kalian lakukan. Dan demikian itulah kemenangan yang agung.

Terjemahan bertahap (6 jeda)

  1. إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَىٰ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَinna llaaha sytaraa mina l-mu'miniina anfusahum wa-amwaalahum bi-anna lahumu l-jannatasesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan taman yang Allah peruntukkan bagi mereka
  2. يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَyuqaatiluuna fii sabiili llaahi fa-yaqtuluuna wa-yuqtaluunamereka berperang di jalan Allah sehingga mereka membunuh atau terbunuh
  3. وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِwa'dan 'alayhi haqqan fii t-tawraati wa-l-injiili wa-l-qur'aanisebagai janji yang benar dari Allah dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur'an
  4. وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِwa-man awfaa bi-'ahdihi mina llaahidan siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah
  5. فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِfa-stabsyiruu bi-bay'ikumu lladzii baaya'tum bihimaka bergembiralah dengan jual beli yang telah kalian lakukan
  6. وَذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُwa-dzaalika huwa l-fawzu l-'azhiimudan demikian itulah kemenangan yang agung

Terjemahan per kata (37 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. اللَّهَllaahaAllah
  3. اشْتَرَىٰsytaraamembeli
  4. مِنَminadari
  5. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman
  6. أَنْفُسَهُمْanfusahumdiri mereka sendiri
  7. وَأَمْوَالَهُمْwa-amwaalahumdan harta mereka
  8. بِأَنَّbi-annakarena
  9. لَهُمُlahumubagi mereka
  10. الْجَنَّةَl-jannatataman
  11. يُقَاتِلُونَyuqaatiluunamereka berperang
  12. فِيfiidi
  13. سَبِيلِsabiilijalan
  14. اللَّهِllaahiAllah
  15. فَيَقْتُلُونَfa-yaqtuluunamaka mereka membunuh
  16. وَيُقْتَلُونَwa-yuqtaluunadan mereka dibunuh
  17. وَعْدًاwa'danjanji
  18. عَلَيْهِ'alayhiatasnya
  19. حَقًّاhaqqansebagai kewajiban
  20. فِيfiidalam
  21. التَّوْرَاةِt-tawraatiTaurat
  22. وَالْإِنْجِيلِwa-l-injiilidan Injil
  23. وَالْقُرْآنِwa-l-qur'aanidemi Al-Qur'an
  24. وَمَنْwa-mandan orang yang
  25. أَوْفَىٰawfaamenyempurnakan
  26. بِعَهْدِهِbi-'ahdihipada janjinya
  27. مِنَminadari
  28. اللَّهِllaahiAllah
  29. فَاسْتَبْشِرُواfa-stabsyiruumaka bergembiralah kalian
  30. بِبَيْعِكُمُbi-bay'ikumudengan jual beli kalian
  31. الَّذِيlladziiyang
  32. بَايَعْتُمْbaaya'tumkalian berjanji setia
  33. بِهِbihidengannya
  34. وَذَٰلِكَwa-dzaalikadan itulah
  35. هُوَhuwaitulah
  36. الْفَوْزُl-fawzukemenangan
  37. الْعَظِيمُl-'azhiimuMahaagung

Inti bacaan

Metafora transaksi ('Allah membeli. diri dan harta mereka dengan surga') membingkai komitmen total sebagai pertukaran yang menguntungkan, bukan pengorbanan tanpa balasan, 'siapakah yang lebih menepati janjinya daripada Allah?'. Konkretnya: melihat pengorbanan besar demi sesuatu yang bernilai sebagai 'pertukaran yang menguntungkan' (bukan kehilangan murni) membantu memaknai kembali kesediaan berkorban, mengevaluasi keandalan pihak yang dijanjikan sesuatu (apakah benar-benar menepati) adalah bagian penting sebelum melakukan pertukaran besar dalam hidup.

Tafsiran

Metafora transaksi jual-beli di sini bersifat asimetris secara sengaja: apa yang diserahkan (diri dan harta) tidak sebanding dengan apa yang diterima (taman kekal), menegaskan bahwa ini bukan transaksi setara, melainkan kemurahan yang jauh melampaui nilai pengorbanan.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut diri-Nya membeli diri dan harta mereka, padahal keduanya sudah milik-Nya. Pembelinya pemilik barangnya sendiri. Sebuah transaksi yang sebenarnya tidak perlu diadakan, dan justru karena itu ia disebut kemurahan.
  • Janji itu disebut tertulis dalam Taurat, Injil, dan Al-Qur'an. Tiga tempat disebutkan sekaligus. Yang hendak ditegaskan bukan barunya perjanjian ini, melainkan bahwa ia sudah lama berdiri.
  • Yang diperintahkan bergembira, bukan bersiap kehilangan. Allah menyebut mereka sebagai pihak yang beruntung dalam pertukaran itu. Cara memandang sebuah pengorbanan ternyata ditentukan oleh siapa yang menghitung nilainya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

azhiim diterjemahkan 'agung' (takrif diterjemahkan 'Sang Agung'; swap sadar-kolokasi per nomina corpus); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi zhm: azhiim diterjemahkan 'agung' seragam (takrif 'Sang Agung'); a'zham diterjemahkan 'lebih agung'; verba azhzhama pemakaian diteruskan. Pembeda: kabiir='besar' (k-b-r, kelak, al-Kabiir sebutan sendiri), majiid='luhur', kariim='mulia', aziiz='digdaya'. Objek negatif (azab/dosa) memakai kata sama, skala, konteks yang bekerja. azhiim = besar-agung (magnitude); jangkar konkret keluarga: azhm/'izhaam = TULANG (kerangka, yang besar-menopang). KBBI agung indra-1: 'besar; mulia; luhur'.