وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِلَّ قَوْمًا بَعْدَ إِذْ هَدَاهُمْ حَتَّىٰ يُبَيِّنَ لَهُمْ مَا يَتَّقُونَ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ
Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum setelah Dia memberinya petunjuk sampai Dia menjelaskan kepadanya apa yang harus mereka jauhi. Sesungguhnya Allah berilmu akan segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِلَّ قَوْمًا بَعْدَ إِذْ هَدَاهُمْ حَتَّىٰ يُبَيِّنَ لَهُمْ مَا يَتَّقُونَwa-maa kaana llaahu li-yudhilla qawman ba'da idz hadaahum hattaa yubayyina lahum maa yattaquunaAllah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum setelah Dia memberinya petunjuk sampai Dia menjelaskan kepadanya apa yang harus mereka jauhi
- إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌinna llaaha bi-kulli syay'in 'aliimunsesungguhnya Allah berilmu akan segala sesuatu
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- كَانَkaanaadalah
- اللَّهُllaahuAllah
- لِيُضِلَّli-yudhillaagar ia menyesatkan
- قَوْمًاqawmankaum
- بَعْدَba'dasesudah
- إِذْidzketika
- هَدَاهُمْhadaahumpetunjuk mereka
- حَتَّىٰhattaasampai
- يُبَيِّنَyubayyinamenjelaskan
- لَهُمْlahumkepada mereka
- مَاmaaapa yang
- يَتَّقُونَyattaquunabertakwa
- إِنَّinnasesungguhnya
- اللَّهَllaahaAllah
- بِكُلِّbi-kullipada segala
- شَيْءٍsyay'insesuatu
- عَلِيمٌ'aliimunberilmu
Inti bacaan
Prinsip keadilan ditegaskan lagi: kesesatan tidak menimpa sebuah kaum tanpa lebih dulu 'menjelaskan kepadanya apa yang harus mereka jauhi', kejelasan mendahului akuntabilitas. Konkretnya: menuntut seseorang menghindari sesuatu yang belum pernah dijelaskan dengan jelas kepadanya adalah tidak adil, prinsip ini berlaku luas: pastikan kejelasan ekspektasi sudah disampaikan sebelum menegakkan konsekuensi atas pelanggarannya.
Tafsiran
Prinsip ini melindungi orang-orang beriman yang sempat memohonkan ampun bagi kerabat musyrik sebelum larangan 9:113-114 dijelaskan: kesesatan tidak dikenakan atas ketidaktahuan sebelum penjelasan tiba.
Renungan dan Hikmah
- Allah menetapkan urutannya: petunjuk, lalu penjelasan apa yang harus dijauhi, baru penilaian. Tak dibalik. Tuntutan tak berjalan sebelum keterangan sampai.
- Yang dijelaskan Dia sebut apa yang harus mereka jauhi. Bukan apa yang harus dikerjakan. Larangan perlu disebutkan lebih dahulu, sebab ia yang tak terduga.
- Allah menutup dengan berilmu akan segala sesuatu. Sesudah bicara keadilan. Yang mengetahui semuanya justru yang paling ketat menjaga urutan itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan pasangan yang belum dibedah dipertahankan sementara. Konvensi lm-C1: aliim diterjemahkan 'berilmu' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berilmu', indefinit kecil tanpa Maha; berobjek diterjemahkan 'berilmu akan X'); allaam diterjemahkan 'berilmu akan segala yang gaib'; aalim+objek diterjemahkan 'yang mengetahui yang gaib' (lema beda, bukan pembelahan). Bandingkan: penyihir Fir'aun aliim 5×; 12:76. allaam = intensif ganda ('utmost degree'); ilm = pengetahuan (kata serapan 'ilmu').