إِنَّ اللَّهَ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۖ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۚ وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Sesungguhnya Allah, milik-Nya kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan tidak ada bagi kalian, selain Allah, pelindung dan tidak pula penolong.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. إِنَّ اللَّهَ لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِinna llaaha lahu mulku s-samaawaati wa-l-ardhisesungguhnya Allah, milik-Nya kerajaan langit dan bumi
  2. يُحْيِي وَيُمِيتُyuhyii wa-yumiituDia menghidupkan dan mematikan
  3. وَمَا لَكُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍwa-maa lakum min duuni llaahi min waliyyin wa-laa nashiirindan tidak ada bagi kalian, selain Allah, pelindung dan tidak pula penolong

Terjemahan per kata (17 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. اللَّهَllaahaAllah
  3. لَهُlahubaginya
  4. مُلْكُmulkukerajaan
  5. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  6. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  7. يُحْيِيyuhyiimenghidupkan
  8. وَيُمِيتُwa-yumiitudan mematikan
  9. وَمَاwa-maadan tidaklah
  10. لَكُمْlakumbagi kalian
  11. مِنْmindari
  12. دُونِduuniselain
  13. اللَّهِllaahiAllah
  14. مِنْmindari
  15. وَلِيٍّwaliyyinpelindung
  16. وَلَاwa-laadan tidak pula
  17. نَصِيرٍnashiirinpenolong

Inti bacaan

Penegasan kedaulatan menyeluruh ('milik-Nya kerajaan langit dan bumi') menjadi dasar bagi ketiadaan sandaran lain yang setara, kerangka yang menempatkan segala sandaran lain sebagai bersifat sementara dan terbatas. Konkretnya: menyadari skala kedaulatan yang sebenarnya (dibanding sandaran-sandaran kecil yang biasa diandalkan sehari-hari) membantu menempatkan kekhawatiran dan harapan dalam proporsi yang lebih tepat, banyak hal yang tampak sangat penting menjadi lebih kecil skalanya saat dibandingkan kerangka yang lebih besar ini.

Tafsiran

Penegasan kepemilikan mutlak atas langit dan bumi ini menjadi jembatan menuju kisah penerimaan tobat di ayat-ayat berikutnya: kekuasaan mutlak untuk menghidupkan dan mematikan sama dengan kekuasaan mutlak untuk menerima atau menolak tobat.

Renungan dan Hikmah

  • Yang disebut Allah menghidupkan dan mematikan. Dua-duanya. Kepemilikan atas langit dan bumi diterangkan bukan lewat luasnya, melainkan lewat kuasa atas dua peristiwa yang dialami setiap orang.
  • Dua yang ditiadakan: pelindung dan penolong. Yang menjaga dan yang membantu. Keduanya disebut tidak ada selain Allah, sehingga tak tersisa satu pun arah untuk bersandar.
  • Ayat tentang kekuasaan ini datang persis sebelum kisah tentang tobat yang diterima. Susunannya disengaja. Yang berkuasa mematikan dan menghidupkan disebut lebih dahulu, baru kemudian disebut menerima kembali orang yang sudah pergi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, m-l-k, s-m-w, a-r-d, h-y-y, m-w-t, d-w-n, w-l-y, n-s-r): mulk diterjemahkan 'kerajaan' (akar m-l-k MLK); yuhyii/yumiit diterjemahkan 'menghidupkan/mematikan' (akar h-y-y, akar m-w-t); walii/nasiir diterjemahkan 'pelindung/penolong' (akar w-l-y, akar n-s-r). Selaras.