لَقَدْ تَابَ اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ وَالْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ فِي سَاعَةِ الْعُسْرَةِ مِنْ بَعْدِ مَا كَادَ يَزِيغُ قُلُوبُ فَرِيقٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّهُ بِهِمْ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Sungguh, Allah benar-benar telah menyambut tobat Nabi serta orang-orang Muhajirin dan orang-orang Ansar yang mengikutinya pada masa-masa sulit setelah hati sekelompok dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menyambut tobat mereka. Sesungguhnya Dia penuh iba lagi pengasih kepada mereka.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. لَقَدْ تَابَ اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ وَالْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ فِي سَاعَةِ الْعُسْرَةِ مِنْ بَعْدِ مَا كَادَ يَزِيغُ قُلُوبُ فَرِيقٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْla-qad taaba llaahu 'alaa n-nabiyyi wa-l-muhaajiriina wa-l-anshaari lladziina ttaba'uuhu fii saa'ati l-'usrati min ba'di maa kaada yaziighu quluubu fariiqin minhum tsumma taaba 'alayhimsungguh, Allah benar-benar telah menyambut tobat Nabi serta orang-orang Muhajirin dan orang-orang Ansar yang mengikutinya pada masa-masa sulit setelah hati sekelompok dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menyambut tobat mereka
  2. إِنَّهُ بِهِمْ رَءُوفٌ رَحِيمٌinnahu bihim ra'uufun rahiimunsesungguhnya Dia penuh iba lagi pengasih kepada mereka

Terjemahan per kata (27 kata)

  1. لَقَدْla-qadsungguh
  2. تَابَtaababertobat
  3. اللَّهُllaahuAllah
  4. عَلَى'alaaatas
  5. النَّبِيِّn-nabiyyiNabi
  6. وَالْمُهَاجِرِينَwa-l-muhaajiriinadan orang-orang yang berhijrah
  7. وَالْأَنْصَارِwa-l-anshaaridan kaum Ansar
  8. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  9. اتَّبَعُوهُttaba'uuhumereka mengikutinya
  10. فِيfiipada
  11. سَاعَةِsaa'atisaat
  12. الْعُسْرَةِl-'usratikesulitan
  13. مِنْmindari
  14. بَعْدِba'disesudah
  15. مَاmaaapa yang
  16. كَادَkaadahampir
  17. يَزِيغُyaziighumenyimpang
  18. قُلُوبُquluubuhati
  19. فَرِيقٍfariiqingolongan
  20. مِنْهُمْminhumdari mereka
  21. ثُمَّtsummakemudian
  22. تَابَtaababertobat
  23. عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
  24. إِنَّهُinnahusesungguhnya Dia
  25. بِهِمْbihimpada mereka
  26. رَءُوفٌra'uufunpenyantun
  27. رَحِيمٌrahiimunpengasih

Inti bacaan

Kejujuran yang mengharukan: bahkan sekelompok pengikut setia 'hampir berpaling' di masa-masa sulit, kelemahan yang hampir terjadi ini diakui terbuka, bukan disembunyikan, dan tetap disambut kembali dengan penuh kasih. Konkretnya: mengakui secara jujur momen-momen ketika komitmen hampir goyah (bukan berpura-pura selalu teguh) adalah kejujuran yang sehat, hampir gagal namun pulih kembali tetap dihargai, bukan didiskualifikasi karena kelemahan sesaat yang berhasil diatasi.

Tafsiran

'Masa-masa sulit' merujuk pada kondisi ekonomi dan fisik yang berat saat mobilisasi: pengakuan bahwa bahkan di antara kelompok yang paling setia sekalipun, keguncangan hati sempat hampir terjadi sebelum akhirnya tobat diterima penuh.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut Dia menyambut tobat Nabi, lalu Muhajirin dan Ansar. Nabi disebut pertama. Penyebutan itu menempatkan seluruh barisan di bawah pintu yang sama.
  • Allah menyebut mereka mengikutinya pada masa-masa sulit. Keadaannya disebutkan. Yang dihargai bukan keikutsertaannya saja, melainkan kapan ia diberikan.
  • Allah menyebut hati sekelompok dari mereka hampir berpaling. Hampir, bukan berpaling. Yang nyaris goyah pun tetap disebut dalam kalimat tentang penerimaan tobat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

terjemahan lain 'menerima tobat / Maha Penerima Tobat' = glos tafsir yang MEMBALIK AGENSI (Allah jadi penerima pasif, padahal taaba alaa = Dia BERGERAK kembali kepada hamba). Bukti internal: 9:118 'taaba alayhim LI-YATUuBUu', berpaling-Nya MENDAHULUI tobat hamba; terjemahan lain terpaksa menambal dgn tambahan 'tetap dalam'. Pembeda leksikal nyata: saat Qur'an bermaksud 'MENERIMA', ia memakai akar q-b-l (yaqbalu 9:104 & 42:25; qaabili t-tawb 40:3), terjemahan lain meratakan keduanya. terjemahan ini: 'menyambut tobat' (aktif-menuju); takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Rumus at-tawwaabu r-rahiim (takrif) di 2:37, 2:54, 2:128, 2:160, 9:104, 9:118 diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat lagi Sang Pengasih'; indefinit (4:16, 4:64, 24:10, 49:12, 110:3) diterjemahkan 'penyambut tobat'. 2:222 at-tawwaabiin = MANUSIA dgn lema yang sama diterjemahkan kesaling-kembalian; 9:117 taaba alaa NABI (yang tak berdosa di peristiwa itu) diterjemahkan menegaskan taaba alaa = berpaling-dgn-karunia, tak mensyaratkan dosa. Corpus: akar t-w-b di ayat ini. 'accepted his repentance' hanya berlabel (Jel) = tafsir Jalaalayn, bukan leksikal. utk manusia (2:222 at-tawwaabiin!) 'orang yang banyak bertobat'.