وَإِذَا مَا أُنْزِلَتْ سُورَةٌ فَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ أَيُّكُمْ زَادَتْهُ هَٰذِهِ إِيمَانًا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَزَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَهُمْ يَسْتَبْشِرُونَ

Dan apabila diturunkan suatu surah, di antara mereka ada yang berkata, “Siapa di antara kalian yang ini menambah imannya?” Adapun orang-orang yang beriman, ia menambah iman mereka, dan mereka bergembira.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَإِذَا مَا أُنْزِلَتْ سُورَةٌ فَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ أَيُّكُمْ زَادَتْهُ هَٰذِهِ إِيمَانًاwa-idzaa maa unzilat suuratun fa-minhum man yaquulu ayyukum zaadatsu haadzihi iimaanandan apabila diturunkan suatu surah, di antara mereka ada yang berkata, siapa di antara kalian yang ini menambah imannya
  2. فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَزَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَهُمْ يَسْتَبْشِرُونَfa-ammaa lladziina aamanuu fa-zaadatsum iimaanan wa-hum yastabsyiruunaadapun orang-orang yang beriman, ia menambah iman mereka, dan mereka bergembira

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَإِذَاwa-idzaadan apabila
  2. مَاmaaapa yang
  3. أُنْزِلَتْunzilatditurunkan
  4. سُورَةٌsuuratunsurah
  5. فَمِنْهُمْfa-minhummaka di antara mereka
  6. مَنْmanorang yang
  7. يَقُولُyaquuluberkata
  8. أَيُّكُمْayyukumsiapa di antara kalian
  9. زَادَتْهُzaadatsumenambahnya
  10. هَٰذِهِhaadzihiini
  11. إِيمَانًاiimaanankeimanan
  12. فَأَمَّاfa-ammaaadapun
  13. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  14. آمَنُواaamanuuberiman
  15. فَزَادَتْهُمْfa-zaadatsummaka menambah mereka
  16. إِيمَانًاiimaanankeimanan
  17. وَهُمْwa-humdan mereka
  18. يَسْتَبْشِرُونَyastabsyiruunamereka bergembira

Inti bacaan

Wahyu yang sama memicu respons berlawanan: ejekan sinis dari sebagian ('siapa yang bertambah imannya?'), sementara bagi yang beriman 'ia menambah iman mereka, dan mereka bergembira'. Konkretnya: informasi atau pengalaman yang sama bisa memperkuat keyakinan yang sudah kokoh dan sekaligus memicu sinisme pada yang skeptis, perbedaan respons ini mengatakan lebih banyak tentang kesiapan penerima daripada tentang kualitas informasinya sendiri.

Penjelasan pilihan kata

'ini' (haadzihi, tanpa -ka) konsisten disiplin demonstratif-dekat.

Tafsiran

Pertanyaan sinis ini justru menyingkap respons berlawanan yang menjadi jawabannya sendiri: bagi orang beriman, setiap wahyu baru justru memperkuat, bukan melemahkan keyakinan mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka bertanya siapa yang bertambah imannya oleh surah itu. Bentuknya olokan. Pertanyaan yang sama bisa diajukan sungguh-sungguh, dan jawabannya justru diberikan.
  • Allah menjawab: bagi yang beriman, surah itu menambah iman mereka. Pertanyaan olokan dijawab dengan kenyataan. Yang mengejek tanpa sadar menanyakan hal yang tepat.
  • Allah menambahkan mereka bergembira. Bukan hanya bertambah. Yang diterima sebagai beban oleh sebagian orang diterima sebagai kabar baik oleh yang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-z-l, s-w-r, q-w-l, z-y-d, a-m-n, b-sh-r): zaadat diterjemahkan 'menambah' (akar z-y-d); iimaan diterjemahkan 'iman'; yastabshiruun diterjemahkan 'bergembira' (akar b-sh-r). gloss '(orang-orang munafik)/(turunnya)/(surah yang turun)' dibuang.