أَوَلَا يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٍ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَ
Tidakkah mereka memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, tetapi mereka tidak bertobat dan tidak mengambil pelajaran?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَوَلَا يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٍ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَa-wa-laa yarawna annahum yuftanuuna fii kulli 'aamin marratan aw marratayni tsumma laa yatuubuuna wa-laa hum yadzdzakkaruunatidakkah mereka memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, tetapi mereka tidak bertobat dan tidak mengambil pelajaran
Terjemahan per kata (16 kata)
- أَوَلَاa-wa-laadan tidakkah
- يَرَوْنَyarawnamereka melihat
- أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
- يُفْتَنُونَyuftanuunamereka diuji
- فِيfiidalam
- كُلِّkullisegala
- عَامٍ'aamintahun
- مَرَّةًmarratansekali
- أَوْawatau
- مَرَّتَيْنِmarrataynidua kali
- ثُمَّtsummakemudian
- لَاlaatidak
- يَتُوبُونَyatuubuunamereka bertobat
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- هُمْhummereka
- يَذَّكَّرُونَyadzdzakkaruunamereka mengambil pelajaran
Inti bacaan
Kesempatan refleksi berulang ('diuji sekali atau dua kali setiap tahun') konsisten tidak dimanfaatkan, 'mereka tidak juga bertobat dan tidak pula mengambil pelajaran'. Konkretnya: kesempatan belajar dari pengalaman berulang (kesalahan yang sama terjadi lagi dan lagi) yang terus-menerus dilewatkan tanpa perubahan adalah pola yang layak diwaspadai pada diri sendiri, mengenali pola pengulangan yang tidak menghasilkan pembelajaran adalah langkah pertama memutus siklus itu.
Tafsiran
Pengulangan ujian tahunan yang tidak membuahkan tobat maupun pelajaran menyingkap kekerasan hati yang bersifat struktural, bukan sekadar kelalaian sesaat, melainkan pola resistensi yang bertahan meski diuji berulang kali.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun. Ada hitungannya. Yang berulang setiap tahun terlalu sering untuk dibaca sebagai kebetulan.
- Yang Allah sebut tidak terjadi ada dua: mereka tidak bertobat dan tidak mengambil pelajaran. Berpasangan. Yang satu mengubah arah, yang satu menambah bekal, dan tak satu pun tumbuh.
- Bentuknya pertanyaan tentang perhatian mereka, bukan tentang perbuatan. Yang dipersoalkan bahwa pola sejelas itu berlangsung tanpa pernah dibaca.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain di ayat ini selaras utk sisi-hamba ('bertobat'); perubahan terjemahan ini hanya /perapian bila ada. Konvensi twb: hamba diterjemahkan 'bertobat', Allah diterjemahkan 'menyambut tobat', at-Tawwaab takrif diterjemahkan 'Sang Penyambut Tobat'. Pembeda akar q-b-l ('menerima' sungguhan) di 9:104/42:25/40:3.