أَكَانَ لِلنَّاسِ عَجَبًا أَنْ أَوْحَيْنَا إِلَىٰ رَجُلٍ مِنْهُمْ أَنْ أَنْذِرِ النَّاسَ وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا أَنَّ لَهُمْ قَدَمَ صِدْقٍ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۗ قَالَ الْكَافِرُونَ إِنَّ هَٰذَا لَسَاحِرٌ مُبِينٌ

Apakah menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka, “Berilah peringatan kepada manusia, dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman bahwa mereka memiliki kedudukan yang benar di sisi Tuhan mereka”? Orang-orang yang kufur berkata, “Sesungguhnya ini benar-benar penyihir yang nyata.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. أَكَانَ لِلنَّاسِ عَجَبًا أَنْ أَوْحَيْنَا إِلَىٰ رَجُلٍ مِنْهُمْ أَنْ أَنْذِرِ النَّاسَ وَبَشِّرِ الَّذِينَ آمَنُوا أَنَّ لَهُمْ قَدَمَ صِدْقٍ عِنْدَ رَبِّهِمْa-kaana li-n-naasi ajaban an awhaynaa ilaa rajulin minhum an andziri n-naasa wa-bashshiri lladziina aamanuu anna lahum qadama sidqin inda rabbihimapakah menjadi keheranan bagi manusia bahwa Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki di antara mereka, berilah peringatan kepada manusia, dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman bahwa mereka memiliki kedudukan yang benar di sisi Tuhan mereka
  2. قَالَ الْكَافِرُونَ إِنَّ هَٰذَا لَسَاحِرٌ مُبِينٌqaala l-kaafiruuna inna haadzaa la-saahirun mubiinunorang-orang yang kufur berkata, sesungguhnya ini benar-benar penyihir yang nyata
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar k-w-n, n-w-s, '-j-b, w-h-y, r-j-l, n-dz-r, b-sh-r, a-m-n, q-d-m, s-d-q, '-n-d, r-b-b, q-w-l, k-f-r, s-h-r, b-y-n): awhaynaa ilaa rajul diterjemahkan 'Kami mewahyukan kepada seorang laki-laki' (akar w-h-y, wahyu kepada manusia, normatif); qadama sidq diterjemahkan 'kedudukan/pijakan yang benar', akar s-d-q (putaran 84; terjemahan lain 'kedudukan yang tinggi'); saahir diterjemahkan 'penyihir' (akar s-h-r). gloss '(yaitu)/(Nabi Muhammad)' dibuang.

Aplikasi

Jaminan positif yang ditawarkan: orang beriman 'memiliki kedudukan yang benar (qadam sidq) di sisi Tuhan mereka', sebuah janji berorientasi ke depan, bukan sekadar peringatan akan konsekuensi buruk. Konkretnya: pesan yang menyeimbangkan peringatan dengan jaminan positif yang konkret (bukan hanya menakut-nakuti) lebih memotivasi perubahan jangka panjang, memberi harapan yang jelas tentang hasil baik sama pentingnya dengan memperingatkan tentang risiko buruk.