إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ ۖ مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِ ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۚ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ
Sesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy, mengatur segala urusan. Tidak ada pemberi syafaat kecuali setelah izin-Nya. Itulah Allah, Tuhan kalian, maka sembahlah Dia. Tidakkah kalian mengambil pelajaran?
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- إِنَّ رَبَّكُمُ اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِinna rabbakumu llaahu lladzii khalaqa s-samaawaati wa-l-ardha fii sittati ayyaamin tsumma stawaa 'alaa l-'arsyisesungguhnya Tuhan kalian adalah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy
- يُدَبِّرُ الْأَمْرَyudabbiru l-amramengatur segala urusan
- مَا مِنْ شَفِيعٍ إِلَّا مِنْ بَعْدِ إِذْنِهِmaa min syafii'in illaa min ba'di idznihitidak ada pemberi syafaat kecuali setelah izin-Nya
- ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُdzaalikumu llaahu rabbukum fa-'buduuhuitulah Allah, Tuhan kalian, maka sembahlah Dia
- أَفَلَا تَذَكَّرُونَa-fa-laa tadzakkaruunatidakkah kalian mengambil pelajaran
Terjemahan per kata (29 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- رَبَّكُمُrabbakumuTuhan kalian
- اللَّهُllaahuAllah
- الَّذِيlladziiyang
- خَلَقَkhalaqamenciptakan
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
- فِيfiidalam
- سِتَّةِsittatienam
- أَيَّامٍayyaaminhari
- ثُمَّtsummakemudian
- اسْتَوَىٰstawaaDia menuju
- عَلَى'alaaatas
- الْعَرْشِl-'arsyiArasy
- يُدَبِّرُyudabbirumengatur
- الْأَمْرَl-amraurusan
- مَاmaatidaklah
- مِنْmindari
- شَفِيعٍsyafii'inpemberi syafaat
- إِلَّاillaakecuali
- مِنْmindari
- بَعْدِba'disesudah
- إِذْنِهِidznihiizin-Nya
- ذَٰلِكُمُdzaalikumudemikian itu
- اللَّهُllaahuAllah
- رَبُّكُمْrabbukumTuhan kalian
- فَاعْبُدُوهُfa-'buduuhumaka mengabdilah kepada-Nya
- أَفَلَاa-fa-laamaka tidakkah
- تَذَكَّرُونَtadzakkaruunakalian mengambil pelajaran
Inti bacaan
Tata kelola yang digambarkan terstruktur: 'mengatur segala urusan; tidak ada pemberi syafaat kecuali setelah izin-Nya', bahkan advokasi/pembelaan beroperasi dalam sistem yang tertib, bukan sewenang-wenang. Konkretnya: sistem yang baik (organisasi, hubungan, proses pengambilan keputusan) berfungsi dengan aturan main yang jelas, bahkan untuk hal-hal seperti pembelaan atau rekomendasi, kejelasan tentang siapa berwenang memutuskan apa mencegah kekacauan dan penyalahgunaan pengaruh.
Penjelasan pilihan kata
'Arasy' ditransliterasi polos tanpa apostrof ayn, konsisten mayoritas acuan (7:54 paralel nyaris persis, jg 17:42/20:5/21:22 dsb.).
Tafsiran
Rumusan ini nyaris identik dengan 7:54: penciptaan enam masa dan bersemayam di Arasy sebagai penegasan otoritas ilahi sebelum larangan mencari syafaat tanpa izin, menegaskan bahwa kekuasaan mengatur alam semesta tak terbagi kepada perantara mana pun tanpa izin eksplisit.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut penciptaan berlangsung dalam enam masa. Yang tidak membutuhkan waktu justru memilih memakai tahapan. Sesuatu yang dikerjakan bertahap oleh yang sanggup menyelesaikannya seketika mengajarkan sesuatu tentang cara, bukan tentang batas kemampuan.
- Sesudah penciptaan disebutkan, Allah menyebut diri-Nya mengatur segala urusan. Kalimatnya tidak berhenti pada permulaan. Yang digambarkan bukan sesuatu yang pernah dibuat lalu ditinggalkan berjalan sendiri.
- Sesudah perintah menyembah, ayat ini ditutup dengan sebuah pertanyaan, bukan dengan perintah kedua. Yang terakhir terdengar justru ajakan berpikir. Perintah menutup percakapan, sedangkan pertanyaan meninggalkannya terbuka pada orang yang ditanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-b-b, a-l-h, kh-l-q, s-m-w, a-r-d, s-t-t, y-w-m, s-w-y, '-r-sh, d-b-r, a-m-r, sh-f-', b-'-d, a-dz-n, '-b-d, dz-k-r): sittati ayyaam diterjemahkan 'enam masa (hari)'; istawaa alaa l-'arsh diterjemahkan 'bersemayam di atas Arasy' (dijaga harfiah, istilah teologis belum diputus); yudabbiru l-amr diterjemahkan 'mengatur segala urusan' (akar d-b-r); shafii' diterjemahkan 'pemberi syafaat' (akar sh-f-'); fa-'buduuh diterjemahkan 'sembahlah Dia' (akar '-b-d). footnote-marker + '(seraya)' dibuang.