إِنَّ فِي اخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَّقُونَ

Sesungguhnya pada pergantian malam dan siang dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi pasti terdapat tanda-tanda bagi kaum yang bertakwa.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. إِنَّ فِي اخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمَا خَلَقَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَّقُونَinna fii khtilaafi l-layli wa-n-nahaari wa-maa khalaqa llaahu fii s-samaawaati wa-l-ardhi la-aayaatin li-qawmin yattaquunasesungguhnya pada pergantian malam dan siang dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi pasti terdapat tanda-tanda bagi kaum yang bertakwa

Terjemahan per kata (14 kata)

  1. إِنَّinnasesungguhnya
  2. فِيfiipada
  3. اخْتِلَافِkhtilaafipergantian
  4. اللَّيْلِl-laylimalam
  5. وَالنَّهَارِwa-n-nahaaridan siang
  6. وَمَاwa-maadan apa yang
  7. خَلَقَkhalaqamenciptakan
  8. اللَّهُllaahuAllah
  9. فِيfiidi
  10. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  11. وَالْأَرْضِwa-l-ardhidan bumi
  12. لَآيَاتٍla-aayaatinbenar-benar tanda-tanda
  13. لِقَوْمٍli-qawminbagi kaum
  14. يَتَّقُونَyattaquunabertakwa

Inti bacaan

Fokus pada 'pergantian' malam-siang (bukan sekadar keberadaan keduanya), ritme perubahan itu sendiri dijadikan tanda yang layak direnungkan bagi yang bertakwa. Konkretnya: memperhatikan ritme perubahan di sekitar (bukan hanya kondisi statis), bagaimana sesuatu bergantian, berkembang, berputar, melatih kepekaan terhadap pola yang lebih dalam daripada sekadar mengamati kondisi sesaat yang tetap.

Tafsiran

Pergantian malam-siang dijadikan tanda yang hanya benar-benar 'terlihat' oleh yang bertakwa, bukan karena fenomenanya tersembunyi, melainkan karena kepekaan membacanya sebagai tanda memerlukan sikap batin tertentu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut pergantiannya, bukan malam dan siangnya. Perpindahan itu yang ditunjuk. Yang jadi tanda geraknya, bukan bendanya.
  • Penerimanya disebut kaum yang bertakwa. Bukan yang berakal. Tandanya terbuka bagi semua, dan membacanya menuntut sikap tertentu.
  • Allah menyandingkan yang tiap hari terjadi dengan seluruh isi langit dan bumi. Dalam satu ayat. Yang paling biasa disebut setara dengan yang paling besar.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.