إِنَّ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ آيَاتِنَا غَافِلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, merasa puas dengan kehidupan dunia, dan merasa tenteram dengannya, serta orang-orang yang lalai terhadap tanda-tanda Kami,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ لَا يَرْجُونَ لِقَاءَنَا وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ آيَاتِنَا غَافِلُونَinna lladziina laa yarjuuna liqaa'anaa wa-radhuu bi-l-hayaati d-dunyaa wa-thma'annuu bihaa wa-lladziina hum 'an aayaatinaa ghaafiluunasesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan pertemuan dengan Kami, merasa puas dengan kehidupan dunia, dan merasa tenteram dengannya, serta orang-orang yang lalai terhadap tanda-tanda Kami
Terjemahan per kata (15 kata)
- إِنَّinnasesungguhnya
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- لَاlaatidak
- يَرْجُونَyarjuunamereka mengharapkan
- لِقَاءَنَاliqaa'anaapertemuan dengan Kami
- وَرَضُواwa-radhuudan mereka rida
- بِالْحَيَاةِbi-l-hayaatidengan kehidupan
- الدُّنْيَاd-dunyaadunia
- وَاطْمَأَنُّواwa-thma'annuudan mereka merasa tenteram
- بِهَاbihaadengannya
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- هُمْhummereka
- عَنْ'andari
- آيَاتِنَاaayaatinaatanda-tanda Kami
- غَافِلُونَghaafiluunaorang-orang yang lalai
Inti bacaan
Kondisi yang didiagnosis: puas dan tenteram hanya dengan kehidupan dunia, tanpa mengharapkan cakrawala yang lebih luas, bukan kepuasan itu sendiri yang salah, melainkan cakrawala yang terlalu sempit. Konkretnya: kepuasan terhadap pencapaian saat ini adalah hal yang sehat, tapi menjadi bermasalah ketika cakrawala berpikir menjadi terlalu sempit hingga mengabaikan makna dan tujuan yang lebih besar, memeriksa apakah kepuasan yang dirasakan mencakup gambaran besar atau hanya horizon yang terlalu dekat.
Tafsiran
Tiga ciri disebutkan berurutan (tak mengharap pertemuan, puas pada dunia semata, dan lalai pada tanda-tanda), membentuk satu profil utuh: bukan sekadar ketidaktahuan, melainkan kepuasan aktif yang menutup diri dari kemungkinan lain.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tiga hal berurutan: tidak mengharap pertemuan, puas dengan dunia, tenteram dengannya. Satu rangkaian. Yang bermula dari tidak mengharap berujung pada merasa cukup.
- Yang Allah sebut sebagai cela justru rasa tenteram. Bukan kejahatan. Keadaan yang paling diinginkan orang disebut berbahaya ketika ia bersandar pada tempat yang salah.
- Allah menutup daftar itu dengan lalai terhadap tanda-tanda-Nya. Tandanya tetap ada. Yang hilang bukan buktinya, melainkan perhatian kepadanya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
akar a-y (aayah), 353 ayat / 382 kemunculan, SATU lema, tak ada dasar morfologis utk memecahnya. tambahan terjemahan lain '(kebesaran)/(kekuasaan)' dibuang, TIDAK ADA di teks Arab.