إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُمْ بِإِيمَانِهِمْ ۖ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Tuhan mereka memberi mereka petunjuk karena keimanan mereka. Mengalir di bawah mereka sungai-sungai di dalam taman-taman kenikmatan.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُمْ بِإِيمَانِهِمْinna lladziina aamanuu wa-amiluu s-saalihaati yahdiihim rabbuhum bi-iimaanihimsesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, Tuhan mereka memberi mereka petunjuk karena keimanan mereka
- تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِtajrii min tahtihimu l-anhaaru fii jannaati n-na'iimimengalir di bawah mereka sungai-sungai di dalam taman-taman kenikmatan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar a-m-n, '-m-l, s-l-h, h-d-y, r-b-b, j-r-y, t-h-t, n-h-r, j-n-n, n-'-m): yahdiihim diterjemahkan 'memberi mereka petunjuk' (akar h-d-y HDY); jannaat an-na'iim diterjemahkan 'surga yang penuh kenikmatan'. Selaras.
Aplikasi
Petunjuk digambarkan sebagai respons berkelanjutan terhadap keimanan yang genuine, 'Tuhan mereka memberi mereka petunjuk karena keimanan mereka', bukan pemberian sekali jadi, melainkan hubungan yang terus berlangsung. Konkretnya: bimbingan dan kejelasan arah dalam hidup sering merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan yang terus dijaga (bukan pencapaian sekali dapat lalu selesai), menjaga keimanan/komitmen secara aktif adalah bagian dari proses yang terus menghasilkan kejelasan arah, bukan modal yang diperoleh sekali lalu dianggap cukup selamanya.