وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَٰؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ ۚ قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللَّهَ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِ ۚ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak mendatangkan mudarat kepada mereka dan tidak memberi manfaat, dan mereka berkata, “Inilah para pemberi syafaat kami di hadapan Allah.” Katakanlah, “Apakah kalian akan memberitahukan kepada Allah sesuatu di langit dan di bumi yang tidak Dia ketahui?” Mahasuci Dia, dan tinggi jauh dari apa yang mereka persekutukan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَٰؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِwa-ya'buduuna min duuni llaahi maa laa yadhurruhum wa-laa yanfa'uhum wa-yaquuluuna haa'ulaa'i syufa'aa'unaa 'inda llaahidan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak mendatangkan mudarat kepada mereka dan tidak memberi manfaat, dan mereka berkata, inilah para pemberi syafaat kami di hadapan Allah
- قُلْ أَتُنَبِّئُونَ اللَّهَ بِمَا لَا يَعْلَمُ فِي السَّمَاوَاتِ وَلَا فِي الْأَرْضِqul a-tunabbi'uuna llaaha bi-maa laa ya'lamu fii s-samaawaati wa-laa fii l-ardhikatakanlah, apakah kalian akan memberitahukan kepada Allah sesuatu di langit dan di bumi yang tidak Dia ketahui
- سُبْحَانَهُ وَتَعَالَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَsubhaanahu wa-ta'aalaa 'ammaa yusyrikuunaMahasuci Dia, dan tinggi jauh dari apa yang mereka persekutukan
Terjemahan per kata (29 kata)
- وَيَعْبُدُونَwa-ya'buduunadan mereka mengabdi
- مِنْmindari
- دُونِduuniselain
- اللَّهِllaahiAllah
- مَاmaaapa yang
- لَاlaatidak
- يَضُرُّهُمْyadhurruhummencelakakan mereka
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- يَنْفَعُهُمْyanfa'uhummemberi manfaat kepada mereka
- وَيَقُولُونَwa-yaquuluunadan mereka berkata
- هَٰؤُلَاءِhaa'ulaa'imereka ini
- شُفَعَاؤُنَاsyufa'aa'unaapara pemberi syafaat kami
- عِنْدَ'indadi sisi
- اللَّهِllaahiAllah
- قُلْqulkatakanlah
- أَتُنَبِّئُونَa-tunabbi'uunaapakah kalian memberitahu
- اللَّهَllaahaAllah
- بِمَاbi-maaterhadap apa yang
- لَاlaatidak
- يَعْلَمُya'lamumengetahui
- فِيfiidi
- السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
- وَلَاwa-laadan tidak pula
- فِيfiidi
- الْأَرْضِl-ardhibumi
- سُبْحَانَهُsubhaanahuMahasuci Dia
- وَتَعَالَىٰwa-ta'aalaadan Mahatinggi
- عَمَّا'ammaadari apa yang
- يُشْرِكُونَyusyrikuunamenyekutukan
Inti bacaan
Kritik terhadap objek yang disembah karena dianggap sebagai 'penolong' padahal 'tidak dapat mendatangkan mudarat. dan tidak pula memberi manfaat', mengandalkan sesuatu yang terbukti netral/tidak berdaya sebagai sumber pertolongan utama. Konkretnya: sebelum menaruh kepercayaan besar sebagai 'penolong utama' pada sesuatu (jimat, ritual kosong, figur yang dipuja tanpa dasar), uji dulu apakah benar-benar terbukti memberi manfaat atau mencegah kerugian, mengandalkan sesuatu yang terbukti netral sebagai penolong utama adalah investasi kepercayaan yang keliru arah.
Tafsiran
Argumen penyembah berhala bahwa sembahan mereka jadi perantara di hadapan Allah dibalikkan dengan pertanyaan retoris: bagaimana mungkin memberi tahu Allah tentang sesuatu yang tidak Dia ketahui, padahal pengetahuan-Nya meliputi langit dan bumi sepenuhnya, sehingga premis 'perantara yang tahu sesuatu yang Allah belum tahu' runtuh dengan sendirinya.
Renungan dan Hikmah
- Jawaban yang diperintahkan membongkar pengandaian di balik klaim mereka: apakah kalian hendak memberitahu Allah sesuatu yang tidak Dia ketahui. Gagasan perantara hanya masuk akal kalau ada yang belum sampai kepada-Nya. Klaim itu runtuh bukan karena dibantah, melainkan karena diteruskan sampai ke ujungnya.
- Allah menyebut sembahan itu tidak mendatangkan mudarat dan tidak memberi manfaat. Dua arah dinolkan. Yang tersisa dari sesuatu yang tak bisa merugikan maupun menolong hanyalah kebiasaan orang yang mendatanginya.
- Mereka sendiri tidak mengaku menyembahnya sebagai tuhan; mereka menyebutnya perantara di hadapan Allah. Pembelaan itu terdengar masuk akal dan tetap ditolak. Sebagian penyekutuan memang tidak pernah menyebut dirinya penyekutuan, dan justru itu yang membuatnya bertahan lama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras;: kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian (kelas morfologi corpus: 2MS hanya 'qul' tanpa kata ganti). Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras). ilm=pengetahuan (kata serapan 'ilmu'); a'lam=elatif; allama=kausatif 'mengajar'.