وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ

Dan Allah menyeru ke negeri keselamatan, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki menuju jalan yang lurus.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَىٰ دَارِ السَّلَامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍwa-llaahu yad'uu ilaa daari s-salaami wa-yahdii man yasyaa'u ilaa shiraathin mustaqiimindan Allah menyeru ke negeri keselamatan, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki menuju jalan yang lurus

Terjemahan per kata (11 kata)

  1. وَاللَّهُwa-llaahudan Allah
  2. يَدْعُوyad'uumenyeru
  3. إِلَىٰilaakepada
  4. دَارِdaarinegeri
  5. السَّلَامِs-salaamikeselamatan
  6. وَيَهْدِيwa-yahdiidan Dia memberi petunjuk
  7. مَنْmanorang yang
  8. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  9. إِلَىٰilaakepada
  10. صِرَاطٍshiraathinjalan
  11. مُسْتَقِيمٍmustaqiiminyang lurus

Inti bacaan

Allah digambarkan aktif 'menyeru' (bukan memaksa) menuju 'negeri keselamatan', sebuah undangan, bukan tuntutan sepihak. Konkretnya: mengajak orang lain menuju sesuatu yang baik lebih efektif dilakukan sebagai undangan terbuka yang menarik (bukan paksaan), model mengajak yang tersirat di sini menekankan daya tarik tujuan (keselamatan, kebaikan) daripada tekanan untuk patuh.

Penjelasan pilihan kata

'negeri keselamatan' (daari s-salaami, akar dwr+slm) dipertahankan berbeda dari 'taman' (jannah): istilah berbeda, tidak dikonflasi.

Tafsiran

Ajakan menuju 'negeri keselamatan' bersifat universal ('menyeru'), tetapi penunjukan jalan bersifat selektif ('kepada siapa yang Dia kehendaki'), dua tahap berbeda: undangan terbuka bagi semua, petunjuk sampai tujuan bagi yang menerimanya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah sendiri yang menyeru ke negeri keselamatan. Bukan lewat perantara pada kalimat ini. Ajakan itu datang dari pemilik tempatnya.
  • Seruannya umum, sedangkan petunjuk-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki. Dua cakupan berbeda dalam satu ayat. Terbukanya pintu dan masuknya seseorang ternyata dua peristiwa.
  • Nama yang Allah pakai untuk tujuan itu negeri keselamatan. Bukan negeri kenikmatan. Yang ditawarkan lebih dahulu terbebasnya dari yang menakutkan, baru yang lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-l-h, d-'-w, d-w-r, s-l-m, h-d-y, sh-y-a, s-r-t, q-w-m): yad'uu diterjemahkan 'menyeru' (akar d-'-w, seruan Allah kepada manusia); daar as-salaam diterjemahkan 'negeri keselamatan'; yahdii diterjemahkan 'memberi petunjuk' (akar h-d-y HDY). gloss '(manusia)/(surga)/(berdasarkan kesiapannya…)' dibuang.