لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَىٰ وَزِيَادَةٌ ۖ وَلَا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلَا ذِلَّةٌ ۚ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Bagi orang-orang yang berbuat baik, yang terbaik dan tambahan. Dan wajah-wajah mereka tidak diliputi debu kelam dan tidak pula kehinaan. Mereka itulah penghuni taman; mereka kekal di dalamnya.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَىٰ وَزِيَادَةٌli-lladziina ahsanuu l-husnaa wa-ziyaadatunbagi orang-orang yang berbuat baik, yang terbaik dan tambahan
  2. وَلَا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلَا ذِلَّةٌwa-laa yarhaqu wujuuhahum qatarun wa-laa dzillatundan wajah-wajah mereka tidak diliputi debu kelam dan tidak pula kehinaan
  3. أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِulaa'ika ash-haabu l-jannatimereka itulah penghuni taman
  4. هُمْ فِيهَا خَالِدُونَhum fiihaa khaaliduunamereka kekal di dalamnya

Terjemahan per kata (16 kata)

  1. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  2. أَحْسَنُواahsanuumereka berbuat baik
  3. الْحُسْنَىٰl-husnaayang terbaik
  4. وَزِيَادَةٌwa-ziyaadatundan tambahan
  5. وَلَاwa-laadan tidak pula
  6. يَرْهَقُyarhaqumenutupi
  7. وُجُوهَهُمْwujuuhahumwajah mereka
  8. قَتَرٌqatarunkesuraman
  9. وَلَاwa-laadan tidak pula
  10. ذِلَّةٌdzillatunkehinaan
  11. أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
  12. أَصْحَابُash-haabupenghuni
  13. الْجَنَّةِl-jannatitaman
  14. هُمْhummereka
  15. فِيهَاfiihaadi dalamnya
  16. خَالِدُونَkhaaliduunakekal

Inti bacaan

Ganjaran bagi kebaikan disebut 'yang terbaik dan tambahan', melampaui yang sekadar proporsional, sebuah bonus di atas yang layak diterima. Konkretnya: sistem penghargaan yang baik (dalam mendidik, memimpin, atau mengevaluasi diri sendiri) idealnya memberi lebih dari sekadar balasan proporsional untuk kebaikan, kemurahan hati dalam menghargai kebaikan (memberi lebih dari yang 'cukup') mendorong motivasi yang lebih besar daripada sekadar keadilan transaksional yang ketat.

Tafsiran

Ganjaran digambarkan berlapis dua: kebaikan itu sendiri ('al-husnaa') dan tambahan di atasnya, sementara ketiadaan debu kelam dan kehinaan pada wajah menandai kebalikan total dari citra wajah gelap 10:27, dua nasib yang berlawanan digambarkan lewat kontras visual wajah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menjanjikan yang terbaik, lalu menambahkan satu kata lagi: dan tambahan. Sesudah yang terbaik masih ada. Janji itu dibiarkan terbuka justru pada titik yang seharusnya sudah penuh.
  • Yang disebut berikutnya bukan tambahan nikmat, melainkan dua yang tidak ada: debu kelam dan kehinaan. Wajah mereka bersih dari keduanya. Sebagian karunia berupa hilangnya sesuatu, bukan datangnya.
  • Allah memilih wajah sebagai tempat menunjukkan keadaan mereka. Bagian yang paling terlihat orang. Yang di dalam akhirnya muncul di tempat yang tak bisa disembunyikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-s-n, z-y-d, r-h-q, w-j-h, q-t-r, dz-l-l, s-h-b, j-n-n, kh-l-d): ahsanuu diterjemahkan 'berbuat baik' (akar h-s-n); al-husnaa diterjemahkan 'yang terbaik'; ziyaadah diterjemahkan 'tambahan' (akar z-y-d; terjemahan lain gloss '(kenikmatan melihat Allah)', dibuang, tak diputus); wujuuh diterjemahkan 'wajah-wajah' (akar w-j-h WJH); qatar diterjemahkan 'debu kelam'. gloss '(ada pahala)/(surga)/(pula diliputi)/(hitam)' dibuang.