وَالَّذِينَ كَسَبُوا السَّيِّئَاتِ جَزَاءُ سَيِّئَةٍ بِمِثْلِهَا وَتَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۖ مَا لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ عَاصِمٍ ۖ كَأَنَّمَا أُغْشِيَتْ وُجُوهُهُمْ قِطَعًا مِنَ اللَّيْلِ مُظْلِمًا ۚ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Dan orang-orang yang berbuat keburukan, balasan suatu keburukan setimpal dengannya, dan kehinaan meliputi mereka. Tidak ada bagi mereka dari Allah seorang pelindung. Seakan-akan wajah-wajah mereka ditutupi kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni api; mereka kekal di dalamnya.
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- وَالَّذِينَ كَسَبُوا السَّيِّئَاتِ جَزَاءُ سَيِّئَةٍ بِمِثْلِهَا وَتَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌwa-lladziina kasabuu s-sayyi'aati jazaa'u sayyi'atin bi-mitslihaa wa-tarhaquhum dzillatundan orang-orang yang berbuat keburukan, balasan suatu keburukan setimpal dengannya, dan kehinaan meliputi mereka
- مَا لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ عَاصِمٍmaa lahum mina llaahi min 'aashimintidak ada bagi mereka dari Allah seorang pelindung
- كَأَنَّمَا أُغْشِيَتْ وُجُوهُهُمْ قِطَعًا مِنَ اللَّيْلِ مُظْلِمًاka-annamaa ughsyiyat wujuuhuhum qitha'an mina l-layli muzhlimanseakan-akan wajah-wajah mereka ditutupi kepingan-kepingan malam yang gelap gulita
- أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِulaa'ika ash-haabu n-naarimereka itulah penghuni api
- هُمْ فِيهَا خَالِدُونَhum fiihaa khaaliduunamereka kekal di dalamnya
Terjemahan per kata (27 kata)
- وَالَّذِينَwa-lladziinadan orang-orang yang
- كَسَبُواkasabuumereka usahakan
- السَّيِّئَاتِs-sayyi'aatikeburukan
- جَزَاءُjazaa'ubalasan
- سَيِّئَةٍsayyi'atinkeburukan
- بِمِثْلِهَاbi-mitslihaadengan yang serupa dengannya
- وَتَرْهَقُهُمْwa-tarhaquhumdan menutupi mereka
- ذِلَّةٌdzillatunkehinaan
- مَاmaatidaklah
- لَهُمْlahumbagi mereka
- مِنَminadari
- اللَّهِllaahiAllah
- مِنْmindari
- عَاصِمٍ'aashiminpelindung
- كَأَنَّمَاka-annamaaseakan-akan
- أُغْشِيَتْughsyiyatditutupi
- وُجُوهُهُمْwujuuhuhumwajah mereka
- قِطَعًاqitha'anpotongan
- مِنَminadari
- اللَّيْلِl-laylimalam
- مُظْلِمًاmuzhlimangelap
- أُولَٰئِكَulaa'ikamereka itu
- أَصْحَابُash-haabupenghuni
- النَّارِn-naariapi
- هُمْhummereka
- فِيهَاfiihaadi dalamnya
- خَالِدُونَkhaaliduunakekal
Inti bacaan
Kontras dengan 10:26: balasan keburukan hanya 'setimpal dengannya', tidak berlebihan, murni proporsional. Konkretnya: sistem yang adil membedakan cara meresponi kebaikan (dengan kemurahan berlebih) dan keburukan (dengan proporsi yang tepat, tidak berlebihan), asimetri yang disengaja ini menciptakan insentif yang secara struktural mendorong ke arah kebaikan, bukan sistem yang netral antara keduanya.
Tafsiran
Balasan setimpal ('sayyi'atin bi-mitslihaa') menegaskan prinsip proporsionalitas, bukan pembalasan berlebihan: citra wajah tertutup kepingan malam gelap gulita menjadi cermin-terbalik dari wajah bersih tanpa debu di 10:26, dua potret yang sengaja disandingkan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut balasan keburukan setimpal dengannya. Tak dilebihkan. Yang dijanjikan keadilan, dan pada keburukan itu berarti tidak lebih.
- Sesudah balasan yang setimpal, Dia menyebut kehinaan meliputi mereka. Bukan bagian dari balasan. Yang menyertai bukan tambahan hukuman, melainkan keadaan yang tumbuh sendiri.
- Gambaran yang Allah pakai: wajah mereka seakan ditutupi potongan malam yang gelap. Kegelapan yang bisa dipegang. Yang di dalam akhirnya muncul di bagian yang paling terlihat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-s-b, s-w-a, j-z-y, m-ts-l, r-h-q, dz-l-l, a-l-h, '-s-m, gh-sh-w, w-j-h, q-t-', l-y-l, zh-l-m, s-h-b, n-w-r, kh-l-d): kasabuu diterjemahkan 'berbuat/mengusahakan' (akar k-s-b); dhillah diterjemahkan 'kehinaan' (akar dz-l-l); aasim diterjemahkan 'pelindung/penjaga' (akar '-s-m, seakar ya'sim 5:67); ughshiyat wujuuhuhum diterjemahkan 'wajah mereka ditutupi' (akar gh-sh-w + akar w-j-h WJH). Selaras.