Ayat 10:28

وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا مَكَانَكُمْ أَنْتُمْ وَشُرَكَاؤُكُمْ ۚ فَزَيَّلْنَا بَيْنَهُمْ ۖ وَقَالَ شُرَكَاؤُهُمْ مَا كُنْتُمْ إِيَّانَا تَعْبُدُونَ

Dan pada hari Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan, “Tetaplah di tempat kalian, kalian dan sekutu-sekutu kalian.” Lalu Kami pisahkan di antara mereka. Dan sekutu-sekutu mereka berkata, “Kalian tidak pernah menyembah kami.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا مَكَانَكُمْ أَنْتُمْ وَشُرَكَاؤُكُمْwa-yawma nahshuruhum jamii'an tsumma naquulu li-lladziina ashrakuu makaanakum antum wa-shurakaa'ukumdan pada hari Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan, tetaplah di tempat kalian, kalian dan sekutu-sekutu kalian
  2. فَزَيَّلْنَا بَيْنَهُمْfa-zayyalnaa baynahumlalu Kami pisahkan di antara mereka
  3. وَقَالَ شُرَكَاؤُهُمْ مَا كُنْتُمْ إِيَّانَا تَعْبُدُونَwa-qaala shurakaa'uhum maa kuntum iyyaanaa ta'buduunadan sekutu-sekutu mereka berkata, kalian tidak pernah menyembah kami
Aplikasi

Skenario dramatis pengingkaran: sekutu-sekutu yang diandalkan justru berkata 'kalian tidak pernah menyembah kami', hal-hal yang diandalkan seumur hidup terbukti tidak mengakui hubungan itu sama sekali di titik krusial. Konkretnya: sandaran yang dibangun seumur hidup pada sesuatu yang sebenarnya tidak benar-benar 'berbalas' bisa runtuh total di momen paling dibutuhkan, memeriksa apakah sandaran hidup yang dipilih benar-benar bersifat timbal balik, atau hanya proyeksi sepihak yang belum pernah benar-benar diuji.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar y-w-m, h-sh-r, j-m-', q-w-l, sh-r-k, k-w-n, z-y-l, b-y-n, '-b-d): nahshuru diterjemahkan 'mengumpulkan' (akar h-sh-r); ashrakuu diterjemahkan 'mempersekutukan' (akar sh-r-k); zayyalnaa diterjemahkan 'memisahkan' (akar z-y-l); ta'buduun diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d). gloss '(Ingatlah)/(Kami)' dibuang.

Ayat 10:29

فَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ إِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغَافِلِينَ

Maka cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dan kalian, sesungguhnya kami benar-benar lalai terhadap penyembahan kalian.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. فَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ إِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغَافِلِينَfa-kafaa bi-llaahi shahiidan baynanaa wa-baynakum in kunnaa an ibaadatikum la-ghaafiliinamaka cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dan kalian, sesungguhnya kami benar-benar lalai terhadap penyembahan kalian
Aplikasi

Detail yang menohok: yang disembah sendiri bersaksi 'kami lalai terhadap penyembahan kalian', pemujaan diarahkan pada sesuatu yang bahkan tidak menyadari sedang dipuja. Konkretnya: menaruh pengabdian besar pada sesuatu yang bahkan tidak menyadari atau tidak peduli akan pengabdian itu adalah investasi emosional yang sia-sia, memeriksa apakah objek kekaguman/pengabdian benar-benar 'hadir' dan menyadari hubungan itu, atau hanya proyeksi satu arah yang tidak berbalas.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar k-f-y, a-l-h, sh-h-d, b-y-n, k-w-n, '-b-d, gh-f-l): kafaa bi-llaah shahiidan diterjemahkan 'cukuplah Allah sebagai saksi' (akar sh-h-d); ibaadatikum diterjemahkan 'penyembahan kalian' (akar '-b-d); ghaafiliin diterjemahkan 'lalai' (akar gh-f-l). gloss '(kepada kami)' dibuang.