وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا مَكَانَكُمْ أَنْتُمْ وَشُرَكَاؤُكُمْ ۚ فَزَيَّلْنَا بَيْنَهُمْ ۖ وَقَالَ شُرَكَاؤُهُمْ مَا كُنْتُمْ إِيَّانَا تَعْبُدُونَ
Dan pada hari Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan, “Tetaplah di tempat kalian, kalian dan sekutu-sekutu kalian.” Lalu Kami pisahkan di antara mereka. Dan sekutu-sekutu mereka berkata, “Kalian tidak pernah menyembah kami.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَيَوْمَ نَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ نَقُولُ لِلَّذِينَ أَشْرَكُوا مَكَانَكُمْ أَنْتُمْ وَشُرَكَاؤُكُمْwa-yawma nahsyuruhum jamii'an tsumma naquulu li-lladziina asyrakuu makaanakum antum wa-syurakaa'ukumdan pada hari Kami mengumpulkan mereka semua, kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan, tetaplah di tempat kalian, kalian dan sekutu-sekutu kalian
- فَزَيَّلْنَا بَيْنَهُمْfa-zayyalnaa baynahumlalu Kami pisahkan di antara mereka
- وَقَالَ شُرَكَاؤُهُمْ مَا كُنْتُمْ إِيَّانَا تَعْبُدُونَwa-qaala syurakaa'uhum maa kuntum iyyaanaa ta'buduunadan sekutu-sekutu mereka berkata, kalian tidak pernah menyembah kami
Terjemahan per kata (18 kata)
- وَيَوْمَwa-yawmadan pada hari
- نَحْشُرُهُمْnahsyuruhumKami mengumpulkan mereka
- جَمِيعًاjamii'ansemuanya
- ثُمَّtsummakemudian
- نَقُولُnaquuluKami berkata
- لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
- أَشْرَكُواasyrakuumenyekutukan
- مَكَانَكُمْmakaanakumtempat kalian
- أَنْتُمْantumkalian
- وَشُرَكَاؤُكُمْwa-syurakaa'ukumdan sekutu-sekutu kalian
- فَزَيَّلْنَاfa-zayyalnaamaka Kami memisahkan
- بَيْنَهُمْbaynahumdi antara mereka
- وَقَالَwa-qaaladan berkata
- شُرَكَاؤُهُمْsyurakaa'uhumsekutu-sekutu mereka
- مَاmaatidaklah
- كُنْتُمْkuntumkalian selalu
- إِيَّانَاiyyaanaakepada kami
- تَعْبُدُونَta'buduunakalian menyembah
Inti bacaan
Skenario dramatis pengingkaran: sekutu-sekutu yang diandalkan justru berkata 'kalian tidak pernah menyembah kami', hal-hal yang diandalkan seumur hidup terbukti tidak mengakui hubungan itu sama sekali di titik krusial. Konkretnya: sandaran yang dibangun seumur hidup pada sesuatu yang sebenarnya tidak benar-benar 'berbalas' bisa runtuh total di momen paling dibutuhkan, memeriksa apakah sandaran hidup yang dipilih benar-benar bersifat timbal balik, atau hanya proyeksi sepihak yang belum pernah benar-benar diuji.
Tafsiran
Pemisahan paksa antara penyembah dan yang disembah pada hari itu membongkar ilusi kebersamaan: sekutu yang dulu diagungkan justru berbalik menyangkal, menyingkap bahwa ikatan itu sepenuhnya sepihak.
Renungan dan Hikmah
- Allah memerintahkan mereka dan sekutu-sekutunya tetap di tempat. Dihadapkan bersama. Perkara itu diselesaikan dengan mempertemukan kedua pihak, bukan dengan keputusan sepihak.
- Sesudah dikumpulkan, Allah menyebut Dia memisahkan mereka. Dipertemukan lalu dipisah. Hubungan yang dibangun seumur hidup diputus pada satu peristiwa.
- Allah merekam sekutu-sekutu itu menyangkal disembah. Yang disembah membantah penyembahnya. Sandaran yang dipilih sendiri ternyata tidak mengakui hubungan itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar y-w-m, h-sh-r, j-m-', q-w-l, sh-r-k, k-w-n, z-y-l, b-y-n, '-b-d): nahshuru diterjemahkan 'mengumpulkan' (akar h-sh-r); ashrakuu diterjemahkan 'mempersekutukan' (akar sh-r-k); zayyalnaa diterjemahkan 'memisahkan' (akar z-y-l); ta'buduun diterjemahkan 'menyembah' (akar '-b-d). gloss '(Ingatlah)/(Kami)' dibuang.