فَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ إِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغَافِلِينَ
Maka cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dan kalian, sesungguhnya kami benar-benar lalai terhadap penyembahan kalian.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَكَفَىٰ بِاللَّهِ شَهِيدًا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ إِنْ كُنَّا عَنْ عِبَادَتِكُمْ لَغَافِلِينَfa-kafaa bi-llaahi syahiidan baynanaa wa-baynakum in kunnaa 'an 'ibaadatikum la-ghaafiliinamaka cukuplah Allah sebagai saksi antara kami dan kalian, sesungguhnya kami benar-benar lalai terhadap penyembahan kalian
Terjemahan per kata (10 kata)
- فَكَفَىٰfa-kafaamaka cukuplah
- بِاللَّهِbi-llaahipada Allah
- شَهِيدًاsyahiidansaksi
- بَيْنَنَاbaynanaadi antara kami
- وَبَيْنَكُمْwa-baynakumdan antara kalian
- إِنْinjika
- كُنَّاkunnaakami adalah
- عَنْ'andari
- عِبَادَتِكُمْ'ibaadatikumpengabdian kalian
- لَغَافِلِينَla-ghaafiliinabenar-benar orang-orang yang lalai
Inti bacaan
Detail yang menohok: yang disembah sendiri bersaksi 'kami lalai terhadap penyembahan kalian', pemujaan diarahkan pada sesuatu yang bahkan tidak menyadari sedang dipuja. Konkretnya: menaruh pengabdian besar pada sesuatu yang bahkan tidak menyadari atau tidak peduli akan pengabdian itu adalah investasi emosional yang sia-sia, memeriksa apakah objek kekaguman/pengabdian benar-benar 'hadir' dan menyadari hubungan itu, atau hanya proyeksi satu arah yang tidak berbalas.
Tafsiran
Pengakuan sekutu palsu bahwa mereka sendiri tidak menyadari sedang disembah menyingkap absurditas penyembahan berhala: objek yang diagungkan bahkan tidak tahu-menahu soal pengabdian yang ditujukan kepadanya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam mereka menyebut cukuplah Dia sebagai saksi antara kami dan kalian. Yang dipanggil satu. Perselisihan diserahkan kepada pihak yang menyaksikan keduanya.
- Allah merekam kalimat ini dari mulut yang dahulu disembah. Bukan dari penyembahnya. Yang diharapkan menolong justru yang lebih dahulu berlepas diri.
- Mereka menyebut diri lalai terhadap penyembahan itu. Tak menyadarinya. Hubungan yang dibangun seumur hidup ternyata sepihak sepenuhnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-f-y, a-l-h, sh-h-d, b-y-n, k-w-n, '-b-d, gh-f-l): kafaa bi-llaah shahiidan diterjemahkan 'cukuplah Allah sebagai saksi' (akar sh-h-d); ibaadatikum diterjemahkan 'penyembahan kalian' (akar '-b-d); ghaafiliin diterjemahkan 'lalai' (akar gh-f-l). gloss '(kepada kami)' dibuang.