هُنَالِكَ تَبْلُو كُلُّ نَفْسٍ مَا أَسْلَفَتْ ۚ وَرُدُّوا إِلَى اللَّهِ مَوْلَاهُمُ الْحَقِّ ۖ وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَ
Di sanalah setiap jiwa merasakan apa yang telah dikerjakannya dahulu. Dan mereka dikembalikan kepada Allah, pelindung mereka yang sebenarnya, dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- هُنَالِكَ تَبْلُو كُلُّ نَفْسٍ مَا أَسْلَفَتْhunaalika tabluu kullu nafsin maa aslafatdi sanalah setiap jiwa merasakan apa yang telah dikerjakannya dahulu
- وَرُدُّوا إِلَى اللَّهِ مَوْلَاهُمُ الْحَقِّwa-rudduu ilaa llaahi mawlaahumu l-haqqidan mereka dikembalikan kepada Allah, pelindung mereka yang sebenarnya
- وَضَلَّ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَفْتَرُونَwa-dalla anhum maa kaanuu yaftaruunadan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar b-l-w, k-l-l, n-f-s, s-l-f, r-d-d, a-l-h, w-l-y, h-q-q, d-l-l, k-w-n, f-r-y): tabluu diterjemahkan 'merasakan/menguji' (akar b-l-w); aslafat diterjemahkan 'yang telah dikerjakan dahulu' (akar s-l-f); mawlaa diterjemahkan 'pelindung (wali)' (akar w-l-y WLY, Allah pelindung sejati); al-haqq diterjemahkan 'yang sebenarnya' (akar h-q-q); dalla anhum diterjemahkan 'lenyap dari mereka' (akar d-l-l putaran 78, 'sirna'). gloss '(padang Mahsyar)/(dahulu)/(sesembahan)' dibuang.
Aplikasi
Momen penentu: 'setiap jiwa merasakan (menguji) apa yang telah dikerjakannya dahulu', sebuah pengalaman langsung dan personal atas hasil tindakan masa lalu, bukan sekadar laporan abstrak. Konkretnya: pada akhirnya, seseorang akan benar-benar 'merasakan' konsekuensi dari pilihan-pilihan yang dibuat sepanjang hidup secara langsung dan personal, kesadaran akan momen penentu ini mendorong pertimbangan yang lebih serius terhadap tindakan sehari-hari, bukan menunda evaluasi sampai 'nanti'.