فَذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمُ الْحَقُّ ۖ فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلَّا الضَّلَالُ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ
Maka itulah Allah, Tuhan kalian yang sebenarnya. Maka apa lagi setelah kebenaran, kecuali kesesatan? Maka bagaimana kalian dipalingkan?
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- فَذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمُ الْحَقُّfa-dzaalikumu llaahu rabbukumu l-haqqumaka itulah Allah, Tuhan kalian yang sebenarnya
- فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلَّا الضَّلَالُfa-maadzaa ba'da l-haqqi illaa dh-dhalaalumaka apa lagi setelah kebenaran, kecuali kesesatan
- فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَfa-annaa tushrafuunamaka bagaimana kalian dipalingkan
Terjemahan per kata (11 kata)
- فَذَٰلِكُمُfa-dzaalikumumaka itulah
- اللَّهُllaahuAllah
- رَبُّكُمُrabbukumuTuhan kalian
- الْحَقُّl-haqqukebenaran
- فَمَاذَاfa-maadzaamaka apakah
- بَعْدَba'dasesudah
- الْحَقِّl-haqqihak
- إِلَّاillaakecuali
- الضَّلَالُdh-dhalaalukesesatan
- فَأَنَّىٰfa-annaamaka bagaimana
- تُصْرَفُونَtushrafuunakalian dipalingkan
Inti bacaan
Pembingkaian biner yang tegas: 'apa yang ada setelah kebenaran kecuali kesesatan?', begitu kebenaran sudah jelas ditegakkan, tidak ada opsi netral ketiga selain menerimanya atau menyimpang darinya. Konkretnya: setelah kejelasan tentang apa yang benar sudah dicapai lewat pertimbangan matang, terus berkeliaran dalam ketidakpastian atau setengah-setengah bukan lagi posisi netral, ada titik di mana kejelasan menuntut keputusan, bukan penundaan berkelanjutan.
Tafsiran
Kesimpulan retoris ini menyempitkan pilihan menjadi biner: hanya ada kebenaran atau kesesatan, tak ada wilayah abu-abu di antaranya, sehingga berpaling dari kebenaran yang sudah diakui sendiri menjadi tindakan yang tak masuk akal.
Renungan dan Hikmah
- Sesudah mereka mengakui Allah yang memberi rezeki dan mengatur, Allah menyimpulkan: itulah Tuhan kalian yang sebenarnya. Kesimpulan dari kata mereka. Yang dipakai membantah pengakuan mereka sendiri.
- Allah bertanya apa lagi setelah kebenaran kecuali kesesatan. Tidak ada ruang tengah. Yang ditutup bukan pilihan ketiga, melainkan gagasan bahwa ada pilihan ketiga.
- Ayat ditutup dengan pertanyaan bagaimana kalian dipalingkan. Tak dijawab. Yang mengakui satu hal lalu berbuat sebaliknya diminta menerangkan sendiri jaraknya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-l-h, r-b-b, h-q-q, b-'-d, d-l-l, a-n-y, s-r-f): al-haqq diterjemahkan 'yang sebenarnya/kebenaran' (akar h-q-q); ad-dalaal diterjemahkan 'kesesatan' (akar d-l-l putaran 78); tusrafuun diterjemahkan 'dipalingkan' (akar s-r-f). gloss '(dari kebenaran)' dibuang.