فَذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمُ الْحَقُّ ۖ فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلَّا الضَّلَالُ ۖ فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَ

Maka itulah Allah, Tuhan kalian yang sebenarnya. Maka apa lagi setelah kebenaran, kecuali kesesatan? Maka bagaimana kalian dipalingkan?

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمُ الْحَقُّfa-dzaalikumu llaahu rabbukumu l-haqqumaka itulah Allah, Tuhan kalian yang sebenarnya
  2. فَمَاذَا بَعْدَ الْحَقِّ إِلَّا الضَّلَالُfa-maadzaa ba'da l-haqqi illaa d-dalaalumaka apa lagi setelah kebenaran, kecuali kesesatan
  3. فَأَنَّىٰ تُصْرَفُونَfa-annaa tusrafuunamaka bagaimana kalian dipalingkan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-l-h, r-b-b, h-q-q, b-'-d, d-l-l, a-n-y, s-r-f): al-haqq diterjemahkan 'yang sebenarnya/kebenaran' (akar h-q-q); ad-dalaal diterjemahkan 'kesesatan' (akar d-l-l putaran 78); tusrafuun diterjemahkan 'dipalingkan' (akar s-r-f). gloss '(dari kebenaran)' dibuang.

Aplikasi

Pembingkaian biner yang tegas: 'apa yang ada setelah kebenaran kecuali kesesatan?', begitu kebenaran sudah jelas ditegakkan, tidak ada opsi netral ketiga selain menerimanya atau menyimpang darinya. Konkretnya: setelah kejelasan tentang apa yang benar sudah dicapai lewat pertimbangan matang, terus berkeliaran dalam ketidakpastian atau setengah-setengah bukan lagi posisi netral, ada titik di mana kejelasan menuntut keputusan, bukan penundaan berkelanjutan.