كَذَٰلِكَ حَقَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ عَلَى الَّذِينَ فَسَقُوا أَنَّهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

Demikianlah, telah pasti kalimat Tuhanmu atas orang-orang yang berbuat fasik, bahwa sesungguhnya mereka tidak beriman.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. كَذَٰلِكَ حَقَّتْ كَلِمَتُ رَبِّكَ عَلَى الَّذِينَ فَسَقُوا أَنَّهُمْ لَا يُؤْمِنُونَka-dzaalika haqqat kalimatu rabbika 'alaa lladziina fasaquu annahum laa yu'minuunademikianlah, telah pasti kalimat Tuhanmu atas orang-orang yang berbuat fasik, bahwa sesungguhnya mereka tidak beriman

Terjemahan per kata (10 kata)

  1. كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
  2. حَقَّتْhaqqattelah pasti
  3. كَلِمَتُkalimatukalimat
  4. رَبِّكَrabbikaTuhanmu
  5. عَلَى'alaaatas
  6. الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
  7. فَسَقُواfasaquuberbuat fasik
  8. أَنَّهُمْannahumbahwa mereka
  9. لَاlaatidak
  10. يُؤْمِنُونَyu'minuunaberiman

Inti bacaan

Prinsip yang berlaku: pembangkangan yang menetap ('berbuat fasik') secara konsisten dikaitkan dengan ketidakmampuan/keengganan beriman, sebuah pola sebab-akibat yang sudah 'pasti' berdasarkan pengamatan berulang. Konkretnya: pola pembangkangan yang sudah menetap dan berulang cenderung menghasilkan hasil yang bisa diprediksi (penolakan yang terus berlanjut), mengenali kapan sebuah pola sudah menjadi 'pasti' berdasarkan riwayat berulang membantu mengelola ekspektasi realistis, bukan terus berharap perubahan tanpa dasar.

Tafsiran

Ketetapan ini bukan sebab kefasikan, melainkan akibatnya: kepastian yang berlaku atas mereka yang telah memilih jalan fasik, bukan penentuan sepihak yang mendahului pilihan mereka sendiri.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut kalimat Tuhanmu telah pasti atas orang-orang yang fasik. Keputusannya sudah jatuh. Yang menutup pintu bukan penilaian sesaat, melainkan sesuatu yang sudah ditetapkan.
  • Allah menyebut mereka fasik lebih dahulu, baru bahwa mereka tidak beriman. Perbuatan mendahului. Ketetapan itu menyusul keadaan mereka, bukan menciptakannya.
  • Ayat dibuka dengan kata demikianlah, menoleh pada uraian sebelumnya. Ia keterangan, bukan pengumuman baru. Yang baru saja diperlihatkan diberi nama pada kalimat ini.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-q-q, k-l-m, r-b-b, f-s-q, a-m-n): haqqat kalimatu rabbik diterjemahkan 'pasti/berlaku kalimat Tuhanmu' (akar h-q-q + akar k-l-m KLM); fasaquu diterjemahkan 'berbuat fasik' (akar f-s-q). gloss '(berlaku)/(ketentuan)' dibuang.